Menteri AHY Sebut, Pacitan Sebagai Rumah Keduanya. Semua Berawal Dari Sini dan Akan Kembali Kesini
Pacitan, Liputan 68.com-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kabinet Merah Putih, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebut, kalau Pacitan sama halnya kampung halaman dan rumah keduanya.
Pernyataan tersebut ia lontarkan saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di belakang Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Pacitan, Kamis (3/7/2025).
“Pacitan bisa dikatakan seperti kampung halaman. Meskipun saya tidak lahir disini, yang lahir disini Pak SBY, tapi tentunya Pacitan bagi keluarga besar kami, tempat yang sangat spesial. Semua berawal dari sini (Pacitan), dan akan kembali ke sini,” kata Menteri AHY disambut tepuk tangan riuh-rendah oleh undangan yang hadir di kesempatan tersebut.
Pacitan, lanjut AHY menjadi prioritas pembangunan kabupaten, yang tentunya sangat diharapkan semua masyarakat.
AHY juga berharap dibawah kepemimpinan Bupati Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro dan Wabup Gagarin, Pacitan akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.
“Kita semua mendukung kepemimpinan Bapak Bupati dan wakil bupati, serta semua jajaran pemerintahan di Kabupaten Pacitan, untuk kita terus berkontribusi. Baik melalui kebijakan, program, dan segala upaya untuk memajukan Pacitan dari berbagai sektor,” tuturnya.
Sulung Presiden SBY ini juga mengatakan, bahwa kehadirannya di Pacitan dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, untuk meyakinkan progres dari semua pembangunan infrastruktur.
“Terutama pada sore hari ini yaitu Sekolah Rakyat, yang merupakan program unggulan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto.
Jadi, dari 38 kabupaten/kota yang ada di Jawa-Timur, sudah ditentukan ada 12 titik atau lokasi Sekolah Rakyat. Dari 12 itu salah satunya ada di Pacitan,” terang AHY yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini.
Masih di kesempatan yang sama, AHY juga mencuplik sekilas berdirinya SR. Menurutnya, bangsa bisa maju kalau sumberdayanya unggul.
“Sekolah itu merupakan yang paling utama. Agar anak-anak kita, generasi penerus kita, terutama yang ada di Pacitan ini, bisa mendapatkan kesempatan yang baik untuk menempuh pendidikan yang berkualitas terjangkau, bahkan gratis.
Adalah sesuatu yang harus kita kawal bersama. Mengapa, karena sekali lagi walaupun negara kita ini negara besar yang kaya sumber daya alam, tapi tidak mungkin bisa maju tanpa sumber daya manusia atau masyarakat yang unggul,” tegasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan