Liputan BERITA

Nestapa Banjir Bandang Pacitan 2017. Kades Iput Keluhkan Gedung Sekolah Yang Rusak Namun Belum Ada Perhatian

Ditulis oleh Liputan68 pada 20 Juli 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com– Bencana banjir bandang di Pacitan pada tahun 2017 memang meninggalkan dampak yang signifikan, termasuk kerusakan fasilitas umum seperti gedung sekolah.

SDN Semanten menjadi salah satu contoh sekolah yang terkena dampaknya, dengan tiang toren dan pagar sekolah yang ambruk akibat diterjang banjir bandang.

Kepala Desa Semanten, Muhamad Sarifudin Nur Hidayat, telah melakukan proses pengusulan perbaikan sekolah ke perangkat daerah terkait, namun sayangnya usulan tersebut belum terealisasi.

Oleh karena itu, Pemdes Semanten bersama warga telah mengambil inisiatif untuk melakukan pembersihan halaman sekolah demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan belajar siswa.

Kades yang akrab disapa Iput ini menegaskan, pihaknya akan mengusulkan kembali perbaikan sekolah kepada pihak yang berwenang, dengan menekankan pentingnya perbaikan fasilitas sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Sementara ini kami menggalang dukungan dari masyarakat, organisasi, dan pihak lain untuk membantu memperbaiki fasilitas sekolah,” ujarnya, Ahad (20/7/2025).

Selain itu, sambung Iput, Pemdes Semanten juga akan mencari alternatif untuk memperbaiki fasilitas sekolah, seperti menggunakan sumber daya lokal atau mencari bantuan dari pihak lain.

“Dengan kerja sama dan inisiatif yang kuat, diharapkan SDN Semanten dapat memiliki fasilitas yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut,” harapnya.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian