Waspada, Peredaran Upal Ditengarai Tengah Berlangsung Di Pacitan
Pacitan,Liputan 68.com- Peredaran uang palsu (Upal) ditengarai tengah berlangsung di Pacitan.
Menurut Sekcam Punung, Hendri Mujiyanto, peredaran uang palsu di Pacitan terdeteksi saat acara gerakan pangan murah serentak di Kecamatan Punung.
“Ada warga yang bertransaksi dengan selembar uang pecahan Rp10.000. Uang tersebut diduga kuat sebagai uang palsu berdasarkan ciri-ciri fisiknya,” ujarnya di sela-sela kegiatan, Sabtu (30/8/2025).
Sekcam Hendri mengimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati. Mengingat, masyarakat akan banyak dirugikan.
Masyarakat entah itu individu atau pelaku bisnis yang menerima uang palsu tidak dapat menukarnya di bank, sehingga merugikan secara finansial.
Dampak lainnya yaitu terjadinya laju inflasi. Sebab adanya peningkatan jumlah uang yang beredar di masyarakat namun tanpa diimbangi dengan kenaikan barang dan jasa. “Ini yang akan memicu terjadinya inflasi,” jelasnya.
Sementara itu guna mengantisipasi peredaran upal di masyarakat, Bank Indonesia dan pihak berwenang melakukan kampanye kesadaran masyarakat tentang bahaya uang palsu dan cara mengidentifikasinya.
Selain itu, juga meningkatkan pengawasan dan pengendalian peredaran uang untuk mendeteksi dan upaya pencegahan terjadinya peredaran upal tersebut.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan