Pacitan,Liputan 68.com-Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya kasus kehadiran pihak ketiga dalam rumah tangga, Inspektur, Inspektorat Pacitan, KH Mahmud, mengajak masyarakat untuk kembali merenungi makna sejati sebuah pasangan hidup.
Menurutnya, pasangan bukan sekadar teman berjalan, melainkan satu jiwa yang saling menguatkan dalam menggapai kemajuan.
“Pasangan adalah jiwa kita untuk menggapai kemajuan,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Ia menegaskan bahwa dalam kehidupan modern yang serba cepat, keharmonisan rumah tangga kerap tergerus oleh kesibukan, ambisi pribadi, hingga godaan dari luar yang semakin mudah masuk melalui teknologi. Media sosial, menurutnya, bisa menjadi jembatan kebaikan, namun juga berpotensi menjadi celah yang merusak kepercayaan jika tidak disikapi dengan bijak.
KH Mahmud menyampaikan, bahwa pasangan suami istri harus berjalan seiring dan selaras dalam mencapai tujuan hidup. Sebab, pasangan adalah separuh jiwa yang melengkapi kekurangan dan menguatkan kelebihan satu sama lain.
“Jangan lupakan keluarga, sesibuk apa pun itu. Sejauh-jauh kamu pergi, ujungnya juga kembali ke keluargamu,” pesannya.








