Influenza Tipe A Merebak di Surabaya, Dinkes Pacitan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Pacitan,Liputan68.com-Masyarakat Pacitan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan influenza tipe A menyusul meningkatnya kasus penyakit tersebut di Kota Surabaya. Kondisi itu bahkan dikabarkan membuat sejumlah rumah sakit di Surabaya mengalami lonjakan pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap influenza sebagai penyakit yang sepele. Terlebih, mobilitas masyarakat antardaerah cukup tinggi sehingga potensi penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan tetap perlu diantisipasi.
Influenza tipe A merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, mulai dari hidung dan tenggorokan hingga paru-paru. Virus ini dapat menular melalui percikan saluran pernapasan, terutama ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
“Masyarakat kami minta tetap waspada, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas atau mobilitas tinggi ke daerah dengan kasus influenza yang meningkat,” ujar Daru, Sabtu (19/9).
Menurutnya, kewaspadaan bukan berarti masyarakat harus panik. Langkah pencegahan sederhana justru penting dilakukan untuk mengurangi risiko penularan, seperti menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, menggunakan masker ketika sedang sakit, serta menghindari kontak dekat dengan orang yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.
Influenza pada sebagian orang dapat menimbulkan gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, hingga tubuh terasa lemas. Pada kelompok tertentu, terutama mereka yang rentan, infeksi saluran pernapasan dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Daru juga mengingatkan warga yang mengalami gejala cukup berat agar tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Penanganan lebih dini diperlukan, terutama apabila keluhan disertai sesak napas, demam tinggi yang menetap, atau kondisi tubuh yang semakin melemah.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, kewaspadaan menjadi bagian penting dalam mencegah meluasnya penularan. Masyarakat Pacitan diharapkan tetap beraktivitas seperti biasa dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun tenaga kesehatan.
“Yang terpenting masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan,” pesan Daru.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan