Libur Hari Raya Haji, Pemkab Pacitan Kantongi Ratusan Juta Dari Sektor Wisata. Berikut Penuturan Kadis Pariwisata H. Turmudi
Pacitan,Liputan 68.com- Libur nasional Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah Tahun 2025, membawa berkah tersendiri terhadap kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pacitan.
Pasalnya, sejak libur bersama pada Jum’at hingga Senin kemarin, ratusan juta potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata berhasil dikantongi Pemkab Pacitan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga.
Kepala Dinas Pariwisata setempat, H Turmudi berucap syukur bahwa selama libur bersama lima hari lalu, animo wisatawan ke Pacitan melonjak tajam.
“Alhamdulillah selama tiga hari efektif, yakni mulai Jumat, Sabtu, Minggu, animo kunjungan wisata di 9 destinasi yang ada, terjadi lonjakan sangat berarti.
Dari derasnya arus wisatawan ke Pacitan, setidaknya sebanyak Rp 147.156.000 berhasil menambah pundi-pundi PAD Pacitan,” kata Turmudi, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon selulernya, Selasa (10/6/2025).
Manurut mantan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa ini, arus kedatangan wisatawan tersebar dihampir 9 destinasi wisata yang dikelola pemkab. Mulai kawasan pantai dan juga wisata goa.
Meski titik kunjungan terbanyak ada di tiga destinasi. Yaitu, Pantai Klayar, Watu Karung Pantai Srau dan Goa Gong.
“Dari data yang masuk, sedikitnya tercatat sebanyak 13.650 wisatawan yang berkunjung,” jelasnya.
Seiring tingginya animo wisatawan ke Pacitan, berbagai sektor ekonomi seperti warung makan, restorasi maupun kegiatan UMKM lain seperti kerajinan, jajanan khas Pacitan dan souvenir serta usaha penginapan juga ikut laris manis tanjung kimpul.
“Jadi sambil berwisata, mereka juga menikmati berbagai sajian makanan serta jajanan khas Pacitan. Juga tak sedikit yang memborong beragam souvenir seperti batu akik dan lainnya.
Lama tinggal juga semakin meningkat. Mereka yang semula datang kemudian pulang, tapi sekarang tak sedikit dari para wisawatan yang bermalam sampai dua atau tiga hari di berbagai penginapan di kawasan wisata,” tutur pejabat eselon IIB ini.
Masih di kesempatan yang sama, Turmudi juga mengungkapkan, bahwa sekarang ini berbagai inovasi terus dikembangkan organisasi yang dipimpinnya, untuk memberikan stimulus kepada wisawatan. Baik domestik ataupun manca negara.
Salah satunya, diadakannya pagelaran budaya dan juga seni musik kontemporer. Seperti misalnya live musik kekinian yang dilangsungkan secara gratis di kawasan pantai.
Tujuannya agar wisatawan semakin betah untuk berwisata, sambil menikmati berbagai hiburan yang di suguhkan. “Mereka juga bisa ikut menyumbangkan lagu gratis tanpa dipungut biaya,” tukasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan