Liputan DIREKTORI

Warga Mengeluh, Fasilitas Olahraga di Lapangan Merdeka Tidak Bisa Digunakan

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 September 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

Dikutip dari: medan.tribunnews.com

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN – Keberadaan Lapangan Merdeka Medan sebagai ruang terbuka publik memiliki peran yang cukup vital dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Kawasan yang juga merupakan bagian dari Ruang Terbuka Hijau di Kota Medan ini menjadi tempat dari banyak aktivitas masyarakat.

Namun, beberapa fasilitas umum yang ada di dalam Lapangan Merdeka Medan belum dikatakan mencukupi. Selain bangunan joglo yang terdapat di tengah lapangan sudah banyak yang rusak, fasilitas olahraga yang ada juga hampir seluruhnya tidak dapat digunakan.

Fasilitas ini pun terkesan hanya menjadi hiasan karena tidak lagi dapat digunakan oleh warga. “Sudah tidak bisa digunakan ini, sebagian bisa dinaiki tapi fungsi nya enggak maksimal lagi. Beberapa ada yang rusak total dan hanya jadi hiasan,” ujar Retno, seorang pengunjung di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (23/9/2020).

Lebih lanjut mahasiswi di sebuah Universitas Swasta di Medan ini menuturkan bahwa dulu saat masih berusia belia, ia sempat merasakan fasilitas olahraga ini masih terawat dan berfungsi. Namun, terangnya, sudah sejak lama fasilitas olahraga di Lapangan Merdeka tidak lagi terawat.

“Sudah lama juga saya rasa fasilitas ini tidak bisa dipakai ya. Seingat saya dulu waktu masih SMP ini masih bagus. Kalau sekarang sampai lupa saya kapan pernah memanfaatkan fasilitas ini,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan Ade pengunjung yang juga kerap lari sore di Lapangan Merdeka. “Oh kalau ini sepertinya sudah jadi hal yang wajar ya. Kalau bisa dibilang sudah malas bahasnya. Kalau saya lihat di Medan khusus nya kalau fasilitas publik itu sangat jarang terawat,” ujar Ade.

Ade menambahkan, bahwa fasilitas yang tidak memadai tidak hanya fasilitas olahraga, namun juga beberapa fasilitas lainnya seperti musala dan toilet. “Kebersihan nya juga kurang ya, musala nya sangat kotor, tidak dibersihkan, padahal tempat ibadah. Toilet juga tidak memadai dan tidak terawat,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni mengatakan, bahwa anggaran untuk perbaikan fasilitas di Taman Kota sudah dianggarkan untuk tahun 2020. Ade menambahkan, bahwa fasilitas yang tidak memadai tidak hanya fasilitas olahraga, namun juga beberapa fasilitas lainnya seperti musala dan toilet.

“Kebersihan nya juga kurang ya, musala nya sangat kotor, tidak dibersihkan, padahal tempat ibadah. Toilet juga tidak memadai dan tidak terawat,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni mengatakan, bahwa anggaran untuk perbaikan fasilitas di Taman Kota sudah dianggarkan untuk tahun 2020. “Memang untuk fasilitas olahraga sudah kita anggarkan untuk penggantian peralatan yang baru. Itu untuk tahun ini dianggarkan. Tapi karena ada refocusing anggaran kita harus tunda sampai tahun depan,” ujar Husni.

Ia mengatakan, untuk sementara waktu akan tetap dilakukan perawatan untuk fasilitas yang di Taman Kota termasuk Lapangan Merdeka Medan. “Jadi untuk sementara kita lakukan perawatan saja dulu untuk fasilitas olahraga ini dan beberapa fasilitas lainnya,” tuturnya.

 

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian