Resmi !!! PSSI Tunda (Lagi) Lanjutan Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020
JAKARTA – LIPUTAN68.com – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunda kembali gelaran lanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020.
Kompetisi Liga 1 ditunda, karena PSSI tidak memperoleh izin dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Lanjutan Liga 1 musim 2020 rencananya dijadwalkan berlangsung kembali mulai 1 Oktober 2020 sampai dengan 28 Februari 2021.
Dan lanjutan Liga 2 musim 2020 direncakan bergulir kembali pada 17 Oktober-5 Desember 2020.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dalam keterangan pers yang disampaikan secara daring menyatakan bahwa pihak Polri untuk sementara hingga saat ini tidak bisa memberikan izin keramaian dikarenakan kasus Covid-19 yang masih tinggi.
“Kami juga menyadari fakta di lapangan memang demikian. Oleh karena itu, PSSI menghormati dan memahami keputusan tersebut,” ujar Iwan Bule, sapaan Ketua Umum PSSI, Selasa (29/09/2020)
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, seperti kita ketahui bahwa sebelumnya telah mengeluarkan maklumat yang melarang jajarannya untuk tidak mengeluarkan izin keramaian di semua tingkatan.
Meskipun demikian, Iriawan berharap penundaan kompetisi ini hanya berlangsung selama satu bulan.
Jika sampai lebih dari waktu tersebut, dikhawatirkan efeknya bisa tidak baik terhadap persepakbolaan nasional.
“PSSI memohon ditunda sampai bulan depan karena kalau dimulai November 2020, bisa selesai Maret 2021 sehingga ada waktu untuk persiapan Piala Dunia U-20. Misalnya dimulai Desember 2020 akan tuntas April dan di sana bulan Ramadhan. Misalnya mundur lagi, sudah sulit karena Mei 2021 ada Piala Dunia U-20,” tutur purnawirawan Polri bintang tiga ini.
Sementara jika berandai-andai kompetisi sama sekali tidak bisa dilanjutkan, Iriawan menegaskan bahwa ini dapat memotong satu generasi sepak bola nasional dan berdampak pada keikutsertaan Indonesia di kompetisi-kompetisi AFC serta FIFA.
Iriawan pun meminta seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional mulai pemain, pelatih, ofisial, klub, suporter sampai elemen lain di ekosistem lapangan hijau untuk menerima dengan lapang dada penundaan kompetisi tersebut.
“Saya mohon agar tetap semangat, mengikuti dan menghormati apa yang diputuskan pemerintah melalui Polri. Keputusan itu benar-benar mengedepankan aspek kemanusiaan,” ujar Iriawan.(JB01)
