Paus Fransiskus Mendukung “Perlindungan Hukum” untuk Pasangan Sejenis
LIPUTAN68.com – Paus Fransiskus menyatakan bahwa pasangan homoseksual atau pasangan sesama jenis boleh menjalin ikatan sipil atau civil union. Kemudian negara harus menyediakan undang-undang untuk mengesahkan hubungan tersebut.
Dikutip dari indonesiainside.id, dukungan Paus Fransiskus terhadap hubungan sesama jenis itu mengejutkan, karena telah secara drastis meninggalkan doktrin Gereja Katolik dan paus-paus sebelumnya.
Adapun pandangan Paus Fransiskus ini disampaikan dalam sebuah film dokumenter berjudul Francesco, yang berkisah tentang hidup dan karya sang paus.
“Homoseksual memiliki hak untuk menjadi bagian dari keluarga. Mereka juga anak-anak Tuhan dan memiliki hak untuk memiliki keluarga. Tidak seorang pun boleh disingkirkan atau menderita karena hal ini,”kata Fransiskus saat berbicara soal pelayanan pastoralnya dalam film tersebut.
Ketika ditanya apakah ia tidak risau bahwa komentarnya soal hubungan homoseksual ini akan memantik kontroversi di antara orang-orang Katolik, Fransiskus mengatakan bahwa negaralah yang harus mengesahkan hubungan sesama jenis dan itu harus diatur dalam undang-undang.
“Yang harus kita ciptakan adalah undang-undang civil union. Dengan demikian, hubungan itu dilindungi hukum,”tegas Fransiskus seperti dilansir dari Catholic News Agency.
Dia menambahkan bahwa dia “membela itu”, merujuk pada saat ia menjadi Uskup Agung Buenos Aires. Meskipun menentang pernikahan sesama jenis secara hukum, dia mendukung beberapa perlindungan hukum untuk pasangan sesama jenis.
Film ini tayang perdana pada Rabu (21/10/2020) dalam Festival Film Roma dan akan diputar di Amerika Utara pada akhir pekan ini. Film Francesco, berkisah tentang kehidupan dan karya Paus Fransiskus, ditayangkan perdana sebagai bagian dari Festival Film Roma. Selain komentar Paus tentang serikat sipil, film tersebut juga menunjukkan dia mendorong 2 pria gay untuk menghadiri gereja bersama 3 anak mereka. Penulis biografi Paus Fransiskus, Austen Ivereigh, mengatakan kepada BBC bahwa dia “tidak terkejut” dengan komentar terbaru dari Paus.(1-M)

Tinggalkan Balasan