Denpasar, LIPUTAN68.com – Ny Putri Suastini Koster selaku Manggala Utama Paiketan Krama Istri (PAKIS) Bali mengajak perempuan Bali turut menjadi agen sosialisasi pemahaman tugas dan kewajiban sebagai warga atau krama pada satu wilayah dalam mebraya (turun bermasyarakat saling merekat antara satu dengan yang lain).
Sebagai guru pertama bagi generasi baru, kata Firstlady Bali, peran seorang ibu sangatlah penting karena fase pertama terjadi pembuahan di ruang rahim akan sangat berpengaruh kepada watak dan karakter anak yang akan lahir hingga tiga tahun pertama, yang akan menentukan kehidupan selanjutnya.
Hal ini disampaikan Ny. Putri Koster saat pembekalan kepada Paiketan Krama Istri (PAKIS), di ruang rapat Jayasabha, Jumat (13/11/2020).
Ny Putri Koster mendukung keberadaan Paiketan Krama Istri (PAKIS) sebagai organisasi ex-officio dari istri Bendesa Majelis Desa Adat. Organisasi ini sebagai fungsi untuk mendukung tugas-tugas MDA sebagai lembaga adat yang memiliki payung hukum yakni PERDA Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019.
Pada organisasi ini terdapat hal-hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga Bali terkait dengan NKRI, dan Bali merupakan frame dari ke Bhineka Tunggal Ika-an.

