Pacitan, liputan68.com- Penambahan jumlah pasien covid-19 confirm yang begitu tingginya, membuat tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan merasa kewalahan untuk melakukan penjemputan pasien menuju lokasi karantina di wisma atlet.
Sehingga tak ayal, apabila belakangan ini, ada tudingan dari masyarakat kalau GTPP tidak melakukan penjemputan dan pasien harus berangkat secara mandiri menuju lokasi karantina.
Juru bicara tim komunikasi publik GTPP Covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, membenarkan adanya fenomena pasien positif covid-19 berangkat sendiri menuju lokasi karantina.
Menurut dia, itu dibenarkan dari sisi standar operasional prosedur (SOP) yang ada. “Jadi bagi pasien yang tidak sakit memang bisa berangkat secara mandiri menuju lokasi karantina. Dengan catatan, sebelum bergerak mereka akan diberikan pemahaman mengenai tata cara keberangkatan dari rumah menuju wisma atlet.
Salah satunya, harus berangkat sendiri, tidak boleh naik kendaraan umum dan tidak boleh mampir-mampir, serta tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata Rachmad, Selasa (26/1).

