Liputan BERITA

Harga Telur Meroket, Inflasi Di Pacitan Terkerek. Ini Penjelasan TPID

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Mei 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan- Kenaikan harga telur ayam yang berlangsung belakangan ini, sempat mengerek laju inflasi daerah, meskipun tidak begitu signifikan.

Anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso mengatakan, kenaikan harga komoditi pokok memang sempat terjadi utamanya telur ayam yang mencapai kisaran Rp 30 ribuan per kilogramnya (Kg). “Hal tersebut memang sempat memengaruhi inflasi sebesar 0,437 persen,” kata Sugeng, Rabu (24/5).

Kabag Perekonomian Setkab Pacitan ini mengatakan, Indeks Perkembangan Harga (IPH) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga, inflasi/deflasi di tingkat konsumen untuk 20 komoditas terpilih, khususnya di daerah perkotaan.

“Perubahan IPH dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari persentase perubahan IPH dan dirapatkan setiap hari Senin,” jelasnya.

Pada Bulan Mei 2023 pada minggu 3 ini, sambung Sugeng, Kabupaten Pacitan mengalami inflasi sebesar 0,437 persen.

Lebih lanjut Sugeng menjelaskan, perubahan Indeks Perkembangan Harga, bila dilihat menurut provinsi, Kabupaten Pacitan menempati urutan ke 25 di Provinsi Jawa Timur.

Kabupaten yang perubahan IPH nya tertinggi di Jawa Timur adalah Kabupaten Bojonegoro yaitu sebesar 2,982 persen, sementara yang terendah adalah Kabupaten Lumajang yaitu sebesar -1,02 persen.

Sementara bila dilihat secara nasional Kabupaten Pacitan masuk urutan ke 171. Kabupaten yang IPH nya tertinggi adalah Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat yaitu sebesar 6,845 persen dan yang terendah adalah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi yaitu sebesar -6,353 persen.

“Untuk komoditas beras, daging sapi, tidak mengalami perubahan/stabil. Komoditas minyak goreng, daging ayam ras, telur ayam ras, cabai merah dan bawang putih mengalami kenaikan, komoditas cabai rawit mengalami penurunan bila dibandingkan dengan harga rata-rata minggu kedua,” ungkap pejabat eselon IIIA ini.

Sementara bila dibandingkan dengan harga rata-rata bulan April maka komoditas beras, minyak goreng, daging sapi, dan daging ayam, mengalami penurunan. “Komoditas telur ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan,” pungkasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian