Liputan DAERAH

Pemdes Sei Buluh Perbaungan Selenggarakan Penyuluhan Pengolahan Pupuk Kompos Dan Pestisida Nabati

Ditulis oleh Liputan68 pada 30 Desember 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN 68.COM – Demi untuk meningkatkan Petani Mandiri Pemerintah Desa (Pemdes) Sei Buluh Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) selenggarakan Kegiatan Penyuluhan Pengolahan Pupuk Kompos dan Pestisida Nabati manjadi Pupuk Organik untuk para Petani, Bertempat di Aula Kantor Desa Sei Buluh, Jum’at (29/12/2023).

Pada Acara tersebut juga dihadiri oleh : Camat Perbaungan Mhd Fahmi, S.STP, PJ Kades Sei Buluh Ica Citra Sari, Sekretaris Desa Budi Utama beserta para Perangkat Desa dan Kepala Dusun, Nara Sumber Edi Iswanto didampingi Khairul Nasution (Operator) para Kelompok Tani dan tamu undangan Lainnya.

PJ Kades Sei Buluh Ica Citra Sari sangat Mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan Penyuluhan seperti ini, Pantauan awak media, Ica Citra Sari yang penuh perhatian kepada warganya terutama para Petani, serta memberikan solusi yang selama ini kekurangan Pupuk Subsidi yang harganya mahal dan beliau paham yang harus di perbuat tentang keluhan para Petani di Desa Sei Buluh.

Sembari menyebutkan : ” Dengan Pertanian Organik bisa meningkatkan produktifitas dan mereka para Petani bisa Mandiri karena bisa membuat Pupuk sendiri tanpa harus membeli dari Pemerintah dan tempat lainnya “, bilang Ica.

Selanjutnya, Narasumber Edi Iswanto menyebutkan : ” Para Petani dengan memakai Pupuk Organik ini bisa meningkatkan produktivitas Pertaniannya ada dan bahan bakunya sangat mudah di dapat disekitar kita seperti seperti bahannya dari Limbah kotoran Hewan seperti Sapi serta sampah yang ada disekitar kita “, ungkap Edi Iswanto Direktur BUMDes Usaha Rakyat Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin.

Edi Iswanto juga mengatakan, pada penyuluhan tersebut di depan para tamu undangan yang hadir, bagaimana cara pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pestisida Nabati (Pesnab) juga Pupuk Kompos, sembari mengatakan ” Bertani Sehat, Bertani Mandiri”, tutup Edi Iswanto.

Sementara, Camat Perbaungan Mhd Fahmi juga menyebutkan : ” Bahwa Sejarah penggunaan pupuk pada dasarnya merupakan bagian daripada sejarah pertanian. Dan para orang tua kita dulu bertani dengan menggunakan pupuk Organik “, katanya.

Lanjutnya, karena dulu para Petani lebih suka menggunakan pupuk buatan karena praktis menggunakannya, dan pupuk organik sendiri merupakan pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.

Jadi kalau kita menggunakan Pupuk yang kita beli dari Luar atau Pupuk Subsidi sudah tercampur bahan kimia, maka dari itu Pupuk Organik sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan, dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan serta penggunaan Pupuk Organik dalam jangka panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan dapat mencegah degradasi lahan, sembari mengakhiri Pidatonya. (Dipa).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian