Birokrat Selevel Heru Wiwoho, Jangan Hanya Akan Momong Cucu Setelah Pensiun. Singkatan Duet Naru, Diganti “Mas Jiwo”, Mas Aji Dan Heru Wiwoho
Pacitan,Liputan 68.com- Kepiawaian level suhu dalam mengendalikan pemerintahan yang dimiliki Sekkab Heru Wiwoho Supadi Putro, diharapkan jangan hanya berakhir dengan “momong putu/cucu”.
Oleh sebab itu, tak sedikit para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Pacitan, mendorong agar top manager birokrasi tersebut bersedia untuk dipinang Bupati Indrata Nur Bayuaji, sebagai bakal calon wakil bupatinya di perhelatan Pilbup serentak 27 November nanti.
“Tiga tahun kedepan, Sekkab Heru pensiun. Eman-eman kalau beliau hanya akan momong cucu. Kepintaran dan pengalaman dalam memimpin birokrasi, masih dibutuhkan untuk kemajuan daerah.
Ini kesempatan bagi beliau, untuk melanjutkan kiprahnya di dunia birokrasi dengan maju sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Pak Bupati Aji (Indrata Nur Bayuaji, Red),” ujar salah seorang kepala OPD, yang meminta tidak disebutkan jati dirinya dalam pemberitaan media, Rabu (3/4).
Sumber yang juga lulusan salah satu institut keguruan ilmu pendidikan negeri tersebut mengatakan, Sekkab Heru masih punya kesempatan untuk terus berperan di pemerintahan sebagai pendamping Bupati Aji.
Sebab harus diakui, tidak mudah mencari pengganti selevel Sekkab Heru. Selain pintar, juga pener, ngerti, serta bisa menjadi orang tuanya birokrasi.
Lain itu, Sekkab Heru diyakini juga akan bisa memperkuat Partai Demokrat dalam menghadapi pemilihan kepala daerah di periode-periode mendatang.
“Bisa-bisa kedepannya Sekkab Heru masuk di kepengurusan Demokrat. Dan juga punya peluang melanjutkan perjuangan Bupati Aji setelah dua periode masa pemerintahannya nanti,” tuturnya.
Sementara itu, jajaran jabatan pimpinan tinggi (JPTP) lainnya meminta, agar poster bergambar pasangan Bupati Aji dan Heru Wiwoho yang disingkat Naru, bisa diganti dengan “Mas Jiwo”, yang artinya kepanjangan dari Mas Aji dan Heru Wiwoho.
” Kata Kyai, singkatan Naru itu kurang pas. Sebaiknya dirubah menjadi ‘Mas Jiwo’. Yaitu Mas Aji dan Heru Wiwoho,” kata pejabat tersebut. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan