Politikus Rudi Han: “Apabila mendapati teguran keras dari guru, hal ini bertujuan agar siswa terhindar dari perilaku negatif dan kenakalan remaja yang bisa berdampak hukum”
Pacitan,Liputan 68.com- Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko, mengimbau para orang tua untuk memahami bahwa teguran keras dari guru kepada siswa biasanya didasari oleh keinginan untuk memberikan pendidikan yang baik.
Mengedepankan ego, sambung dia, hanya akan memperkeruh keadaan. “Komunikasi yang baik antara orang tua dan guru sangat penting untuk mendukung pendidikan anak. Saling memahami dan bekerja sama, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan damai,”kata politikus Demokrat ini, Kamis (6/11/2025).
Dewan lima periode ini menegaskan, bahwa tindakan guru yang menegur siswa dengan keras biasanya dilandasi oleh rasa kasih sayang dan keinginan untuk memberikan pendidikan yang baik.
Guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan pengetahuan siswa, sehingga teguran keras seringkali merupakan bagian dari metode pendidikan untuk mendisiplinkan dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa.
“Oleh karena itu, komunikasi terbuka antara orang tua dan guru dapat membantu memastikan pendekatan ini berjalan efektif, dan tidak terjadi salah paham,” jelasnya.
Lebih lanjut, legislator keterwakilan daerah pemilihan Kecamatan Kebonagung-Tulakan ini mengatakan, apabila mendapati teguran keras dari guru, hal ini bertujuan agar siswa terhindar dari perilaku negatif dan kenakalan remaja yang bisa berdampak hukum.
“Ingat bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik akademis, tetapi juga sebagai pembimbing yang peduli dengan perkembangan karakter dan masa depan siswa. Memberikan teguran, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya disiplin dan perilaku positif untuk mencapai kesuksesan di masa depan,”tukasnya.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan