Liputan DAERAH

NTT Jadi Gerbang Budaya Indonesia ke Pasifik: Kupang Siap Sambut Delegasi 17 Negara IPACS 2025

Ditulis oleh Liputan68 pada 10 November 2025 โฑ๏ธ 2 Menit Baca

NTT, Liputan68.com- Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersiap menjadi pusat perhatian dunia saat menjadi tuan rumah Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar pada 11-13 November 2025 di Kota Kupang.

Kegiatan ini akan dihadiri 17 negara Pasifik, antara lain Fiji, Samoa, Papua Nugini, Tonga, dan Vanuatu. Selain itu, 10 provinsi dari Indonesia juga turut berpartisipasi, termasuk NTT, Maluku, Papua, dan Sulawesi Utara.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa penyelenggaraan IPACS di Kupang bukan sekadar agenda budaya, melainkan momentum strategis memperkuat posisi NTT sebagai pintu gerbang Indonesia menuju kawasan Pasifik.

โ€œIni bukan hanya ajang seni, tapi juga diplomasi. Kita menjadi pintu ke Pasifik, dan momen ini memperlihatkan bagaimana NTT siap tampil di panggung dunia,โ€ ujar Gubernur Melki dalam konferensi pers di Gedung Sasando, Senin (10/11/2025).

Gubernur juga memastikan bahwa persiapan acara, keamanan, dan penyambutan delegasi berjalan dengan baik.

โ€œBesok seluruh delegasi akan tiba. Kita tampilkan budaya, kuliner, dan kerajinan khas NTT sebagai wajah Indonesia di hadapan dunia,โ€ katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyebut pengamanan kegiatan telah dikoordinasikan dengan Polda NTT dan TNI, sejak kedatangan delegasi di bandara hingga seluruh rangkaian acara selesai.

โ€œYang paling penting, masyarakat kita harus menyambut dengan hangat. Ini momen besar untuk membangun citra positif NTT dan Indonesia,โ€ ungkapnya.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti, menyampaikan bahwa penunjukan NTT sebagai tuan rumah tidaklah kebetulan.

โ€œKami bertemu dengan Gubernur NTT di Rumah Budaya Indonesia di Polandia. Saat itu beliau langsung menyatakan kesediaan menjadi tuan rumah, dan kini terbukti NTT sangat siap,โ€ ujar Endah.

Ia menambahkan, IPACS akan menjadi panggung budaya yang mempertemukan komunitas Pasifik dan Indonesia untuk berbagi pengetahuan dan kearifan lokal.

โ€œKegiatan ini membuka peluang kerja sama lintas sektor. Kupang akan menjadi simpul pertemuan budaya, ekonomi kreatif, dan diplomasi antarbangsa,โ€ tuturnya.

Acara pembukaan IPACS 2025 dijadwalkan berlangsung di Hotel Harper Kupang pada Selasa (11/11/2025) pukul 13.00 WITA, dengan pameran kemajuan kebudayaan, workshop, serta pertunjukan seni dari negara peserta dan daerah-daerah di Indonesia.

โ€œNTT kini tak lagi hanya dikenal karena alamnya yang indah, tetapi juga sebagai pusat dialog budaya di kawasan Pasifik,โ€ tutup Gubernur Melki.***

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian