Liputan BERITA

Temu Kangen Ukhuwah dan Semaan Al-Qur’an, Pemkab Pacitan Dukung Pembangunan Masjid Putri MMQ untuk Cetak Generasi Quran

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 25 Juni 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Nuansa religius dan penuh kehangatan menyelimuti Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Makkah Madinatul Qur’an (MMQ), Dusun Borang Wetan, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Kamis (25/6/2026). Ratusan jamaah, santri, tokoh agama, dan unsur pemerintah berkumpul dalam kegiatan Pengajian Temu Kangen Ukhuwah Islamiyah dan Semaan Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Putri MMQ.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk mengembangkan pendidikan Islam dan membangun generasi Qurani di Kabupaten Pacitan.

Mewakili Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, hadir bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pacitan, Forkopimca Pringkuku, kepala perangkat daerah, pimpinan Bank Jatim, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Makkah Madinatul Qur’an yang dipimpin H. Syarier Husein.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Semaan Al-Qur’an yang dilantunkan para hafidz dan hafidzah. Lantunan ayat suci yang menggema di lingkungan pesantren menghadirkan suasana teduh dan penuh kekhusyukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian umum yang mengangkat tema pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Puncak acara ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Putri MMQ. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya ikhtiar besar dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang representatif bagi para santriwati sekaligus memperkuat sarana pendidikan dan pembinaan keagamaan di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Prayitno menyampaikan salam hormat dan apresiasi dari Bupati Pacitan kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Makkah Madinatul Qur’an. Menurutnya, dedikasi para pengasuh pesantren dalam membina generasi yang mencintai Al-Qur’an merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia.

“Temu Kangen Ukhuwah Islamiyah ini merupakan momentum yang sangat berharga untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan membangun kebersamaan antarumat Islam. Sementara Semaan Al-Qur’an menjadi ikhtiar bersama untuk membumikan Al-Qur’an serta memohon keberkahan bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Prayitno menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara intelektual, pesantren juga membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Karena itu, lanjutnya, keberadaan pesantren perlu terus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Ia meyakini bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas moral dan spiritual masyarakatnya.

Terkait pembangunan Masjid Putri MMQ, Prayitno mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia menilai masjid memiliki fungsi yang sangat luas, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan akhlak, penguatan ukhuwah, dan pengembangan peradaban Islam.

“Semoga pembangunan Masjid Putri MMQ berjalan lancar dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kehadirannya nanti diharapkan menjadi sarana yang nyaman bagi para santriwati untuk meningkatkan kualitas ibadah, menuntut ilmu, dan menghafal Al-Qur’an,” katanya.

Lebih jauh, ia berharap keberadaan masjid tersebut dapat semakin memperkuat peran Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Makkah Madinatul Qur’an sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an yang melahirkan generasi unggul, berdaya saing, dan berakhlakul karimah.

Mengakhiri sambutannya, Prayitno mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kelancaran pembangunan Masjid Putri MMQ agar memberikan manfaat yang besar bagi umat.

“Marilah kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam setiap langkah kehidupan. Semoga kegiatan Temu Kangen Ukhuwah Islamiyah, Semaan Al-Qur’an, dan Peletakan Batu Pertama Masjid Putri MMQ ini menjadi wasilah turunnya rahmat, keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi masyarakat Pacitan,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Makkah Madinatul Qur’an kembali meneguhkan perannya sebagai pusat pembinaan generasi Qurani. Pembangunan Masjid Putri MMQ pun diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat syiar Islam dan melahirkan generasi penerus yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. (Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian