Liputan BERITA

Museum Song Terus dan Geopark Gunung Sewu Bersinergi, Dorong Edukasi Budaya hingga Potensi Ekonomi Lokal

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 7 Oktober 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Museum Song Terus di Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, diproyeksikan tak hanya menjadi ruang penyimpanan dan penyajian jejak peradaban masa lalu. Keberadaannya kini diarahkan menjadi salah satu simpul pengembangan pendidikan, kebudayaan, sekaligus penguatan potensi lokal di kawasan Geopark Gunung Sewu.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan Museum Song Terus dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat internalisasi nilai-nilai budaya sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerjasama Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan, Hesti Suteki, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan keberadaan Museum Song Terus agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pengembangan kawasan.

Menurutnya, potensi alam, budaya, dan sumber daya manusia yang dimiliki kawasan Bentang Alam Geopark Gunung Sewu sangat besar untuk dikembangkan secara terintegrasi. “Museum Song Terus menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkenalkan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai kekayaan tersebut,” kata Hesti, Rabu (7/10).

Melalui kerja sama ini, pengembangan tidak hanya diarahkan pada aspek pelestarian budaya, tetapi juga pada penguatan potensi lokal dan produk unggulan masyarakat sehingga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.

Salah satu ruang lingkup kerja sama yang disiapkan adalah penyediaan ruang display materi Geopark Gunung Sewu di Museum Song Terus. Kehadiran materi tersebut diharapkan memperkaya informasi bagi pengunjung sekaligus memperkuat keterhubungan antara museum dengan kawasan geopark.

Selain itu, kerja sama mencakup fasilitasi kajian di Museum Song Terus. Kajian tersebut dapat menjadi pijakan untuk menggali lebih dalam potensi sejarah, budaya, maupun sumber daya lokal yang berada di sekitar kawasan.

Tidak kalah penting, para pihak juga membuka ruang untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan penyebarluasan informasi dan promosi mengenai Museum Song Terus serta kebudayaan masyarakat di kawasan Geopark Gunung Sewu.

Dengan demikian, museum tidak berdiri sebagai ruang yang terpisah dari kehidupan masyarakat, melainkan menjadi bagian dari ekosistem kebudayaan dan ekonomi lokal.

Pelaksanaan kerja sama tersebut berlangsung di Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. Untuk memastikan setiap program berjalan sesuai fungsi dan kewenangan, masing-masing pihak menunjuk perwakilan yang akan menjalankan butir-butir kesepakatan.

Dari sisi pengelolaan Geopark Gunung Sewu, pelaksanaan kesepakatan melibatkan Perangkat Sekretariat Pengelola Gunung Sewu UNESCO Global Geopark. Sementara dari pihak museum, pelaksanaan melibatkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Museum dan Cagar Budaya, Direktorat Jenderal terkait.

Kerja sama ini sekaligus menandai langkah untuk mempertemukan tiga kekuatan utama Pacitan: warisan budaya, kekayaan alam, dan kreativitas masyarakat.

Museum Song Terus dengan nilai sejarah dan arkeologinya diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memahami perjalanan panjang kebudayaan di kawasan tersebut. “Di sisi lain, status Geopark Gunung Sewu dapat menjadi panggung untuk memperkenalkan keragaman bentang alam, budaya, serta potensi ekonomi masyarakat kepada khalayak yang lebih luas,” jelasnya.

Pada akhirnya, keberadaan museum bukan semata tentang masa lalu. Ia juga dapat menjadi jembatan menuju masa depan—tempat pengetahuan diwariskan, budaya dihidupkan, potensi lokal dikembangkan, dan manfaat ekonomi dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya.

Melalui sinergi tersebut, Museum Song Terus diharapkan semakin hidup sebagai ruang edukasi dan kebudayaan, sekaligus menjadi bagian penting dari upaya Pacitan mengembangkan potensi kawasan Geopark Gunung Sewu secara berkelanjutan.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian