Liputan BERITA

Wakili Bupati Pacitan, Prayitno Buka Audisi Festival Dai Cilik 2026, Dorong Pelajar Berani Berdakwah dan Berakhlak Mulia

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 16 Oktober 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Upaya membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan percaya diri terus didorong Pemerintah Kabupaten Pacitan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Audisi Festival Dai Cilik Tingkat SMP/MTs Tahun 2026 Wilayah Kabupaten Pacitan yang resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, mewakili Bupati Pacitan, Jumat (16/10).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo, Kabupaten Pacitan, tersebut diselenggarakan oleh PT Madiun Intermedia Pers, Jawa Pos Radar Madiun. Festival ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), sekaligus mengasah keterampilan menyampaikan pesan-pesan dakwah secara santun dan inspiratif.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Festival Dai Cilik menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk membangun keberanian, menumbuhkan kepercayaan diri, serta memperkuat pemahaman keagamaan dan akhlak mulia. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cakap dalam menyampaikan gagasan, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai moral yang kuat.

Dalam sambutan Bupati Pacitan yang dibacakannya, Prayitno menyampaikan apresiasi kepada PT Madiun Intermedia Pers, Jawa Pos Radar Madiun, beserta seluruh panitia penyelenggara atas inisiatif menghadirkan kegiatan positif bagi kalangan pelajar di Kabupaten Pacitan.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, generasi muda membutuhkan bekal yang lebih dari sekadar pengetahuan. Keimanan, karakter yang kokoh, serta akhlak mulia menjadi fondasi penting agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan arah dan nilai-nilai kebaikan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak tidak hanya berani tampil dan berbicara di depan umum, tetapi juga mampu menyampaikan pesan-pesan kebaikan dengan santun, bijaksana, komunikatif, dan mudah dipahami. Inilah bagian penting dari upaya kita menyiapkan generasi penerus yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia,” demikian pesan Bupati Pacitan yang disampaikan Prayitno.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kemampuan berdakwah tidak hanya berkaitan dengan keberanian berbicara di hadapan khalayak, tetapi juga menyangkut cara menyampaikan nilai-nilai kebaikan dengan bahasa yang tepat, sikap yang bijaksana, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepada seluruh peserta, Prayitno berpesan agar mengikuti audisi dengan penuh percaya diri, mempersiapkan materi secara sungguh-sungguh, serta memanfaatkan setiap tahapan perlombaan sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh raihan juara. Keberanian untuk tampil, kemauan untuk terus belajar, dan kesungguhan dalam menyampaikan pesan dakwah merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter yang patut dihargai.

Dukungan orang tua, guru, dan para pendamping juga dinilai memiliki peran besar dalam mengembangkan potensi anak. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ruang tumbuh yang positif, sehingga generasi muda dapat berkembang secara optimal sekaligus menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap Festival Dai Cilik dapat menjadi salah satu sarana untuk melahirkan generasi muda yang religius, cerdas, komunikatif, dan inspiratif. Tidak hanya mampu menyampaikan pesan kebaikan di atas panggung, mereka juga diharapkan dapat menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Prayitno secara resmi membuka Audisi Festival Dai Cilik Tingkat SMP/MTs Tahun 2026 Wilayah Kabupaten Pacitan. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, melahirkan dai-dai muda berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan di kalangan pelajar.

“Selamat berkompetisi kepada seluruh peserta. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar dan berkembang menjadi generasi yang berilmu, beriman, serta berakhlak mulia,” pesannya.

Melalui festival ini, panggung dakwah diharapkan menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar menyuarakan kebaikan, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini. Sebab, generasi yang kuat bukan hanya mereka yang unggul dalam pengetahuan, melainkan juga mereka yang mampu menjaga akhlak, menyampaikan kebaikan, dan memberikan manfaat bagi sesama.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian