Tanggerang Selatan, LIPUTAN68.COM—-Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam menyelesaikan kasus penyelundupuan motor gede (moge) Harley Davidson dan sepeda mahal merek Brompton yang diduga melibatkan direksi perusahaan penerbangan milik negara, PT. Garuda Indonesia.
“Menteri BUMN kemarin sudah tegas sekali. Itu pesan untuk semuanya, jangan main-main. Saya kira pesannya tegas sekali. Sudah, saya enggak akan mengulang. Jangan ada yang mengulang-ulang seperti itu lagi,” kata Presiden di sela kunjungan kerja ke Tangerang Selatan, Jumat, 6 Desember 2019.
Menurutnya, apa yang dilakukan Menteri BUMN juga harus menjadi perhatian seluruh BUMN yang ada. Kepala Negara tentunya tak ingin peristiwa serupa kembali terjadi di kemudian hari.
Sebagaimana diketahui dalam kasus penyelundupan itu, Menteri BUMN Erick Thohir telah memberhentikan Direktur Utama (Dirut) PT. Garuda Indonesia dengan inisial AA. Keputusan ini diambil karena berdasarkan hasil investigasi dari Komite Audit Garuda bahwa motor Harley yang diselundupkan dalam pesawat GA 9721 Airbus 330-900 NEO yang mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pada 17 Novembe 2019 itu adalah milik AA.








