Liputan BERITA

Staf Ahli Bupati Pacitan Dorong UMKM Sentra Kuliner Pasar Minulyo Terus Berkreasi dan Berinovasi

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 17 September 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Perubahan pola belanja masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk para pedagang di Sentra Kuliner Pasar Minulyo, Pacitan.

Di tengah geliat perdagangan yang kini semakin banyak bergeser ke ruang digital, keberadaan pasar tradisional dituntut untuk terus beradaptasi. Kreasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting agar denyut ekonomi kerakyatan tetap terjaga.

Pesan itu disampaikan Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, saat mewakili Pemerintah Kabupaten Pacitan mengunjungi Sentra Kuliner Pasar Minulyo, Rabu (16/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sentra kuliner sekaligus menyapa dan berdialog dengan para pelaku UMKM yang menggantungkan penghidupannya dari aktivitas perdagangan di kawasan pasar.

Prayitno berdialog dengan pengelola pasar serta salah seorang pedagang, Mbak Luna, yang sehari-hari menjajakan nasi bungkus, gorengan, hingga aneka minuman.

Dari percakapan tersebut terungkap bahwa jumlah pengunjung pasar saat ini cenderung mengalami penurunan. Perkembangan belanja secara daring menjadi salah satu faktor yang turut mengubah kebiasaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di sisi lain, para pedagang juga mulai menyesuaikan diri. Sebagian bahkan mengambil langkah lebih aktif dengan menawarkan dagangan secara langsung ke kampung-kampung untuk menjangkau konsumen.

Kondisi tersebut, menurut Prayitno, justru harus menjadi pemantik bagi pengelola pasar dan para pedagang untuk terus berbenah dan melahirkan terobosan baru.

“Pengelola dan pedagang harus terus berkreasi dan berinovasi agar tetap eksis dan survive. Mulai dari memudahkan aksesibilitas pengunjung, menjaga kebersihan lingkungan pasar, hingga menciptakan kreasi jualan yang lebih menarik dan diminati masyarakat,” pesannya.

Ia juga mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya mengandalkan penjualan secara konvensional. Media sosial dinilai dapat menjadi ruang promosi yang murah sekaligus efektif untuk memperkenalkan produk kuliner kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan memanfaatkan platform digital, para pedagang dapat menampilkan produk, membangun komunikasi dengan pelanggan, hingga membuka peluang pemasaran di luar lingkungan pasar.

Bagi Sentra Kuliner Pasar Minulyo, transformasi tersebut bukan sekadar tentang mempertahankan aktivitas jual beli. Lebih dari itu, pasar menjadi ruang bertemunya pelaku usaha kecil, konsumen, dan perputaran ekonomi masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pengelola pasar, pedagang, dan Pemerintah Kabupaten Pacitan diharapkan terus diperkuat. Dengan semangat beradaptasi dan keberanian menghadirkan inovasi, Sentra Kuliner Pasar Minulyo diharapkan kembali menjadi salah satu titik tumbuh ekonomi masyarakat.

UMKM tangguh, ekonomi tumbuh.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian