Ir. Rizki Handayani Dorong Kegiatan Pariwisata Bali Tetap Jalan

Nusadua, Liputan68.com – Deputi Bidang Produk Wisata Kemenparekraf Ir. Rizki Handayani menyampaikan keperihatinannya terkait menurunnya pertumbuhan perekonomian Bali akibat dampak Covid-19 yang sampai sekarang belum bisa dipastikan kapan akan selesai.

“Dua hal yang sudah disampaikan Bapak Presiden, yakni pemulihan ekonomi dan pemulihan kesehatan. Dua hal ini harus berjalan beriringan, kita tidak bisa men-stop semua kegiatan karena nanti ekonomi gak jalan,” ujarnya pada acara Bincang-bincang Revitalisasi Bumi di Nusadua Bali, Rabu (12/8/2020).

Menurut Rizki, data dari Bank Indonesia menyebutkan pertumbuhan perekonomian Bali minus 10% di kwartal ke-2 sehingga Bali dianggap paling terpuruk. Melalui Kemenparekraf, pemerintah mendorong kegiatan pariwisata khusunya di Bali untuk tetap berjalan sebagaimana biasanya agar pariwisata Bali bisa bangkit kembali dengan tetap memperhatikan aspek-aspek kebersihan dan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan yang harus menjadi aturan pola hidup setiap hari.

“Jika di kuartal ke-3 kalau tidak ada kegiatan pariwisata, ini akan lebih terpuruk lagi, harus dilakukan sesuatu. Untuk itu pemerintah mendorong tetap terselenggaranya kegiatan pariwisata asalkan memenuhi protokol kesehatan,” katanya.

Sebagai salah satu arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pariwisata untuk melakukan kegiatan pariwisata yang melibatkan masyarakat didalam ‘Program Revitalisasi Bumi’ ini.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *