oleh

Garda Terdepan Berita Pandemi Covid-19, Jurnalis Bisa Terkena Covid-19

BANDUNG – liputan68.com – Jurnalis termasuk golongan yang rentan terkena penularan COVID-19 . Dengan kondisi pekerjaan di lapangan, bahkan dimungkinkan berinteraksi dengan pengidap virus, tentu tidak diinginkan bila para agen pembawa informasi ini malah menjadi korban.

“Kami melihat jurnalis bekerja dengan banyak orang, salah satu potensi yang rentan memperluas sebaran infeksi atau terkena (COVID-19),” ujar Reni Nuraeni, dosen Telkom University. Ia memaparkan hasil penelitiannya dalam diskusi daring bertajuk “Kerentanan Jurnalis di Masa Pandemi COVID-19 di Indonesia” Sabtu (15/8/2020).

Riset yang dimulai sejak bulan Maret lalu ini, dilakukan tim peneliti beranggotakan Reni Nuraeni, Rana Akbari Fitriawan, dan Fadli Kalaloi dari Telkom University. Menurut mereka, jurnalis menjadi salah satu pasukan penting di garis depan yang terimbas langsung COVID-19.

Liputan JUGA  Andi Surya Tandatangani Kesepakatan Kenaikan Insentif RT/RW se-Kota Metro

Disadur dari ayobandung.com, aspek yang dilihat meliputi efikasi diri (kemampuan personal) jurnalis dan dukungan institusi media. Rutinitas normal jurnalis dalam peliputan pun menjadi salah satu faktor adanya kerentanan ini. Dalam hasil penelitiannya, Reni berujar masih ada 45% jurnalis tidak dibekali keamanan standar, seperti alat pelindung diri (APD).

Reni menambahkan ada 30% responden jurnalis bekerja tanpa diberikan petunjuk liputan saat pandemi ini. Hal ini juga menjadi kerentanan terhadap jurnalis baik secara individu maupun kelompok. “Angka 30% menunjukkan frekuensi yang sangat tinggi mengingat corona adalah virus yang cepat menular,” ucapnya.

Asuransi kesehatan yang dapat menjamin jurnalis pun tidak dimiliki oleh lebih kurang setengah responden jurnalis. Sedangkan, mengacu pada hasil penelitiannya, Reni mengatakan jurnalis sebetulnya sudah paham dengan prosedur maupun risiko peliputan di tengah pandemi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.