Sejumlah Politisi Muda di Yogya Bicara Penguatan Partai Politik

YOGYAKARTA – LIPUTAN68.COM – Sistem demokrasi yang dibangun dalam suatu negara tidak terlepas dari keberadaan partai politik sebagai suatu institusi. Partai politik dapat berperan sebagai alat utama bagi masyarakat untuk bersaing dan menguasai institusi politik. Hal ini yang kemudian menjadikan partai politik memiliki posisi sentral dalam sistem demokrasi, yaitu sebagai instrumen yang memiliki pengaruh kuat terhadap kualitas kebijakan publik.

Partai politik adalah organisasi politik yang secara terbuka diorientasikan untuk mendapatkan jabatan publik. Melalui jabatan yang diperoleh tersebut, salah satu subjek partai politik yaitu kader atau politisi muda yang masuk dalam struktural dapat melakukan penguatan dengan mempengaruhi kebijakan kepartaian.

Tentu melakukan perbaikan atau penguatan di internal parpol oleh politisi muda sesuatu yang tidak mudah karena masih terdapat banyak tantangan atau hambatan yang mereka hadapi. Baik hambatan secara internal pada politisi muda maupun eksternalnya.

Pada sisi internal politisi muda harus banyak belajar tentang sistem organisasi kepartaian yang diikutinya disamping pentingnya membangun kapasitas diri politisi ditengah kontestasi yang makin sengit di internal partai. Pada sisi eksternal tentu beragam tantangan atau hambatan yang dihadapi baik struktur dan kultur kepartaian yang diikuti belum menempatkan politisi muda sebagai unsur penting perbaikan partai. Sekalipun sebetulnya tidak tertutup peluang politisi muda dapat tampil optimal menjadi energi perbaikan partai karena adanya kemampuan adaptasi sekaligus komunikasi politik yang baik dengan senior partai sehingga relasi antara keduanya bukan persaingan akan tetapi mitra yang saling mendukung untuk melakukan pembenahan dan penguatan kepartaian.

Poin saripati ini yang kemarin mengemuka dalam diskusi virtual melalui zoominar dengan tema “Peran politisi muda dalam penguatan partai politik” hari Selasa, 15 September 2020 jam 13.00 s/d 15.00 WIB.

Diskusi di selenggarakan oleh Atmawidya Alterasi Indonesia (AAI) dalam rangka mendukung upaya penguatan partai oleh politisi muda ditengah tatakelola kepartaian yang masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Dalam sambutannya Titok Hariyanto S.Kom selaku Direktur Atmawidya Alterasi Indonesia mengatakan Alterasi Indonesia memiliki gagasan untuk mendorong Politisi muda partai politik sebagai agen perubahan sosial strategis.

Gagasan ini seiring dengan cita-cita Alterasi Indonesia yang didirikan untuk mengabdikan diri pada nilai-nilai demokrasi, memiliki ketertarikan pada agenda untuk mendukung upaya perbaikan kepartaian menyeluruh yang menjadi modal politik reformasi di Indonesia.

Salah seorang politisi muda yang mengikuti kegiatan, Susanto Budi Raharjo menyambut baik kegiatan semacam ini karena baginya dukungan oleh organisasi masyarakat sipil sangat dibutuhkan terlebih saat seperti ini, dimana parpol terkesan berjalan sendiri tanpa didukung oleh organisasi masyarakat sipil.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *