Aji Merupakan Tokoh Politik Yang Lahir Dengan Kemampuannya Sendiri
Pacitan, liputan 68.com- Tokoh masyarakat terkemuka di Pacitan, Rahman Wijayanto, sebut Indrata Nur Bayuaji bukanlah tokoh politik yang lahir karena pengaruh apapun dan campur tangan siapapun.
Ia (Indrata Nur Bayuaji, Red) sudah sejak lama hadir dipanggung politik praktis dan terbukti berhasil mencuri kursi parlemen selama tiga periode. “Ini sebagai bukti atau fakta politik, kalau Mas Aji bukan politikus karbitan. Beliau sudah selama 15 tahun hadir di panggung politik dan terbukti terpilih sebagai anggota DPRD. Bahkan saat ini, beliau duduk sebagai Ketua DPRD Pacitan,” kata pria yang akrab disapa Wiwit ini, Senin (21/9).
Sehingga, lanjut Wiwit, tak salah apabila Partai Demokrat tempatnya bernaung selama ini, memberikan amanah untuk “bertarung” di jabatan eksekutif sebagai calon bupati. “Beberapa lembaga survei kredibel menempatkan Mas Aji, dengan keterpilihan cukup tinggi. Ini fakta politik yang benar-benar pernah dilaksanakan oleh sejumlah lembaga survei saat masa penjaringan bakal calon lalu,” jelasnya.
Karena itu, Wiiwit sangat tidak sependapat adanya stigma yang menyatakan oligarki politik ataupun dinasti politik, dibalik proses pemberian rekomendasi pencalonan dari DPP Partai Demokrat.
Wiwit menegaskan, kehadiran Aji di panggung Pilbup, tidak serta-merta. Namun melalui proses dan perjuangan cukup panjang. “Aji hadir di panggung Pilbup, sudah melalui proses dan perjuangan sangat panjang. 15 tahun, bukanlah waktu yang singkat. Dan terbukti, sampai saat ini Mas Aji masih menjabat sebagai Ketua DPRD. Tentu stigma adanya oligarki politik dan dinasti politik, sangat tidak benar,” pungkasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan