Kontroversi Kunker Gubernur Khofifah Ke Pacitan Ditengah Wabah Covid-19

Pacitan, liputan68.com- Kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah pejabat pemprov ke Pacitan, Ahad (18/20), memunculkan kontroversi. Pasalnya, disaat Pacitan terjadi ledakan jumlah kasus covid-19 confirm, namun ratusan pejabat, baik dari unsur pemprov ataupun pejabat BUMN, berbondong-bondong datang ke Pacitan untuk mendampingi kunjungan kerja orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Perlu diketahui, Surabaya saat ini masuk zona merah sebaran covid-19. Kabar yang diterima media, ratusan pejabat yang ikut hadir pada kesempatan kunjungan kerja Gubernur Jatim tersebut, konon sudah melengkapi rapid diagnotic test (RDT) covid-19, yang hasilnya non reaktif. Akan tetapi informasi yang sebenarnya, masih perlu klarifikasi lebih jauh lagi.

Selama berada di Pacitan, Gubernur Khofifah melakukan serangkaian kegiatan. Selain senam pagi bersama, gowes bareng, juga mendatangi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) untuk memberikan batuan kepada pelaku UMKM. Tak lupa, pasar tradisional Minulyo juga menjadi sasaran kunjungan Khofifah.

Di lokasi pasar yang pernah diresmikan Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, Khofifah hendak membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *