13 Badan Adhoc Bawaslu Pacitan Di Non Job’kan. Mereka Reaktif Hasil RDT
Pacitan, liputan 68.com- Puluhan badan adhoc, Bawaslu Pacitan, dinyatakan reaktif hasil rapid diagnotic test (RDT). Para pengawas pemilu level kecamatan tersebut tersebar di sejumlah wilayah kerja. Seperti Kecamatan Punung, Donorojo, Arjosari, Tegalombo, Tulakan, dan Ngadirojo.
Koordinator Divisi Humas, Data dan Informasi, Bawaslu Pacitan, Agus Haryanto mengatakan, begitu mendapati hasil RDT mereka reaktif, saat ini sebanyak 13 badan adhoc tersebut di non job’kan dari tugasnya. “Bukan di non aktifkan, namun tugas mereka di supervisikan oleh tingkatan diatasnya secara berjenjang. Hal ini guna memastikan kalau pelaksanaan Pilbup aman dari sebaran covid-19,” kata Agus, Selasa (20/10).
Menurut Agus, reaktif hasil RDT, belum tentu mereka positif terinfeksi covid-19. Karena itu, Bawaslu saat ini menginstruksikan kepada mereka untuk melaksanakan karantina mandiri. “Selain itu mereka juga kami jadwalkan selama tiga hari ini untuk melakukan uji swab di pusat layanan kesehatan terdekat. Saat ini ada yang sudah di swab dan juga ada yang menunggu antrian,” jelas mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pacitan ini.
Lebih lanjut Agus mengatakan, dari sebanyak 13 panwascam yang reaktif hasil RDT tersebut, sama sekali tidak pernah ada riwayat berpergian atau kontak erat dengan pasien positif covid-19. Dan mereka tidak ada yang mengarah pada gejala covid-19. “Dari dua indikator hasil RDT, yaitu Ig.G dan Ig.M, mereka hanya terindikasi satu. Yaitu Ig.G. Karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak mengucilkan mereka.
Jauhi penyakitnya, namun jangan jauhi orangnya,” pesan Agus. (yun).

Tinggalkan Balasan