Liputan BERITA

Antisipasi Super Flu, Bupati Indrata Perintahkan Siaga Penuh Dinkes, RSUD, Hingga BPBD

Ditulis oleh Liputan68 pada 8 Januari 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Ancaman penyebaran virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang populer disebut super flu, menjadi perhatian serius Bupati Pacitan Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro. Meski hingga kini belum ditemukan kasus di Pacitan, Bupati menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk siaga penuh dan bertindak preventif.

Instruksi tersebut ditujukan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Kesehatan, 24 UPT Puskesmas, RSUD Pacitan, serta BPBD guna mengantisipasi potensi masuknya virus mematikan tersebut ke wilayah Pacitan.

Arahan Bupati Indrata disampaikan melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pacitan, Luthfi Azza Azizah, Kamis (8/1/2026).

Menurut Luthfi, Bupati menekankan pentingnya kewaspadaan dini tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Salah satu langkah yang kembali ditekankan adalah menghidupkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, seperti saat pandemi Covid-19, khususnya cuci tangan pakai sabun (CTPS) selama 20 detik.

“Bupati mengimbau masyarakat, termasuk ASN, agar tidak memaksakan diri beraktivitas saat sakit. Jika harus tetap beraktivitas, penggunaan masker menjadi keharusan untuk meminimalisasi risiko penularan,” jelas Luthfi.

Selain itu, kewaspadaan juga diarahkan pada mobilitas pendatang dari luar daerah, terutama mereka yang berasal dari wilayah yang telah dilaporkan terpapar super flu. Termasuk warga perantauan yang baru kembali maupun pekerja dari luar negeri.

“Dinas Kesehatan diminta terus melakukan pemantauan intensif. Jika situasi berkembang mengkhawatirkan, langkah tracking dan penelusuran kontak dapat dilakukan sebagaimana saat pandemi Covid-19 lalu,” ungkapnya.

Tak hanya aspek pemantauan, Bupati juga menaruh perhatian pada kesiapan logistik kesehatan, terutama ketersediaan kefarmasian dan vitamin. Meski hingga kini belum tersedia obat khusus penangkal super flu, koordinasi lintas sektor diminta terus diperkuat.

“Apabila penanganan virus ini telah menjadi atensi nasional dan tersedia vaksin, Pacitan diharapkan siap menyesuaikan kebijakan dan melaksanakannya,” tegas Luthfi.

Langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap daerah tetap dalam kondisi aman dan terkendali, serta masyarakat terlindungi dari potensi ancaman wabah super flu.(Red/yun). 

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian