PMI Buleleng Berikan Pelatihan MTDB Kepada Satgana

Singaraja, LIPUTAN68.com – Kabupaten Buleleng, Bali, dikenal sebagai daerah yang acap kali mengalami bencana alam. Oleh karena itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng menggelar pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) kepada pelaku Satuan Penanganan Bencana (Satgana) yang ada.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati yang juga Ketua PMI Buleleng I Nyoman Sutjidra di Aula STAHN Mpu Kuturan, Singaraja, Senin (23/11/2020).

Sutjidra menjelaskan pelatihan diberikan untuk meningkatkan profesionalisme pelaku Satgana di Kabupaten Buleleng. Ini diperlukan mengingat Buleleng sering kali menghadapi bencana alam. Terlebih lagi, saat ini juga menghadapi bencana non alam. Semuanya harus bersiap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi. “Kemarin juga terjadi bencana puting beliung dan longsor. Mereka para pelaku Satgana garda terdepan yang hadir membantu masyarakat yang memerlukan,” jelasnya.

Ada beberapa penekanan yang diberikan dalam pelatihan kali ini. Tiga hal penting yaitu Knowledge, Attitude, dan Practice (KAP). Knowledge berarti para peserta mendapatkan pengetahuan atau ilmu. Di samping mendapatkan ilmu, attitude atau tingkah laku peserta harus baik. Harus tulus membantu dalam misi kemanusiaan. Selain itu, practice atau praktek di lapangan juga diberikan. Bagaimana manajemen penanggulangan bencana dipraktekkan saat pelatihan. “Jadi, keterampilan-keterampilan mereka diasah melalui praktek. Sehingga bisa tulus dan professional dalam menjalani kegiatan-kegiatan kemanusiaan di Buleleng,” ujar Sutjidra.

Sutjidra pun mengungkapkan peningkatan kapasitas SDM Satgana di Buleleng tentunya dibarengi dengan peningkatan sarana dan prasarana. Perlengkapan sudah ditambah melalui dana hibah dari Pemkab Buleleng. Dibantu pula dengan dana yang terkumpul dari Bulan Dana PMI yang telah dilakukan. “Dua sumber ini sangat membantu operasional yang diperlukan,” ungkapnya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *