Tinggi Kolom Erupsi Gunung Ile Lewotolok Capai 4.000 Meter
Lembata, LIPUTAN68.com – Gunung api Ile Lewotolok yang berada di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (29/11/2020) pagi pukul 09.45 waktu setempat, meletus. Tinggi kolom erupsi mencapai 4.000 meter di atas puncak.
Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), teramati kolom abu kelabu tebal condong ke arah timur dan barat.
Gempa erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi sekitar 10 menit. saat ini gunung yang memiliki ketinggian 5.423 meter di atas permukaan laut ini masih berstatus level II atau ‘waspada.’
Erupsi gunung tersebut menyebabkan beberapa desa di sekitar lereng gunung diguyur hujan abu dan pasir.
Begitu terjadi erupsi masyarakat di sekitar lereng gunung itu berlarian menyelamatkan diri. Mereka berlarian sambil berteriak dan anak-anak serta wanita menanggis ketakutan.
Kabar dari BPND Lambata bahwa Gunung Ile Lewotolok sudah mulai erupsi sejak Jumat 17 November 2020 pagi pukul 05.57 waktu setempat. Hari sabtu asap tetap terlihat keluar dari bibir gunung tersebut namun tidak setebal pada erupsi hari Jumat dinihari pukul 05.57 wita.
“Pusdalops BNPB masih berkoordinasi dampak erupsi pagi ini,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi Dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.
Ia menambahkan, kini BNPB Lembata sedang mengevakuasi warga. “Perkembangan penanganan akan diinformasikan secepatnya,” tuturnya. frs/jmg/*

Tinggalkan Balasan