Liputan KEAGAMAAN

Dianggap Dapat Memecah Belah Umat, JPRMI Sumut: Presiden Jokowi Harus Copot Menag Yaqut

Ditulis oleh Liputan68 pada 25 Februari 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Kecaman perbandingan suara azan dengan gonggongan anjing yang diungkap Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas terus menggelinding. Hampir di semua provinsi menuntut agar Presiden Jokowi segera mencopot Yaqut dari jabatannya.

Di Provinsi Sumatera Utara, kecaman serupa datang dari Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Sumut.

Ketua Umum JPRMI Sumut, Abdul Jalil Ritonga, menilai analogi yang diungkap Menag Yaqut sebagai ungkapan provokatif.

“Ini ungkapan provokatif yang bisa memecah umat dan bangsa. Ini kentara sekali, membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing adalah usaha memecah belah persatuan,” tegas dia melalui pernyataan resmi yang diterima Liputan68.com, Jumat (25/2/2022).

Karenanya, JPRMI Sumut meminta agar Presiden Jokowi membersihkan jajarannya dari oknum yang menimbulkan perpecahan bangsa.

“JPRMI Sumut meminta dengan hormat kepada Presiden Jokowi agar mencopot Menteri Yaqut dari jabatannya,” tegas pria yang juga bendahara DPD KNPI Sumut tersebut.

Di sisi lain, JPRMI Sumut mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi dengan ungkapan yang dapat memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita jauhi ungkapan provokatif seperti analogi Menag Yaqut. Makanya kita harus mendorong agar Presiden Jokowi segera mencopot Menteri Yaqut ini,” pungkas Jalil. (LM-02)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian