MEDAN – LIPUTAN68.COM – PDI Perjuangan terus membuktikan komitmennya membantu dan memperjuangkan rakyat kecil tak terkecuali rakyat yang berkebutuhan khusus seperti para tuna netra
Hal tersebut disampaikan oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut dan Sekretaris Komisi E DPRD Sumut dr. Meriahta Sitepu saat memberikan sambutan pembukaan acara bakti sosial kerjasama antara DPD PDI Perjuangan Sumut dan DPD Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) di Sekretariat DPD PERTUNI Sumut Jalan Sampul No. 30 Medan pada Selasa (26/1/2021)
“Ibu Ketua Umum selalu mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan agar selalu berbuat kebaikan di tengah-tengah masyarakat, seperti menjaga lingkungan dengan menanam pohon dan berbagai kegiatan sosial seperti yang dilakukan saat ini antar Partai dan PERTUNI” ujar perempuan yang akrab dipanggil Mbak Tutut
Kegiatan bakti sosial yang dilakukan DPD PDI Perjuangan dan PERTUNI Sumut ini dalam rangka HUT PDI Perjuangan yang ke 48 dan HUT PERTUNI yang ke 55 tahun.
Berbagai kegiatan sosial yang dilakukan diantaranya pengobatan gratis, cek kolesterol, gula darah dan asam urat, juga dilakukan pembagian masker dan pangkas gratis. Semua itu dikhususkan untuk seluruh anggota masyarakat Tuna Netra yang ada di bawah naungan PERTUNI
“Hubungan PDI Perjuangan, terkhusus keluarga besar saya dengan PERTUNI sudah lama terjalin, saya selalu ingatkan kepada tenaga medis di RS Bandung apabila ada pasien dari Tuna Netra dan atau masyarakat berkebutuhan khusus lainnya harus segera dilayani dan ditempatkan khusus di rumah sakit” ungkap Meriahta yang juga Direktur RS Bandung tersebut
Lebih lanjut, dr Meriahta Sitepu mengatakan bahwa saat dirinya terpilih sebagai anggota DPRD Sumut dari Dapil Binjai Langkat maka lebih banyak yang bisa dilakukan, tidak hanya pelayanan kesehatan tetapi juga memperjuangkan anggaran untuk perbaikan berbagai fasilitas panti yang hingga saat ini kondisinya masih tidak manusiawi.
“Saya minta gedung PERTUNI ini untuk dibangun agar lebih layak huni karena sdh lama kondisinya sudah tidak layak lagi, Alhamdulillah tahun ini mudah-mudahan bisa dibangun dengan anggaran APBD, saya juga ngomong kepada Wagub Sumut bahwa banyak panti yang sudah tidak manusiawi, kami Fraksi PDI Perjuangan memperjuangkan itu dan Alhamdulillah di setujuinya” lanjut Meriahta

