Liputan BERITA

Perwakilan Pedagang Pasar Minulyo Pacitan, Soal Bantuan Dari SBY Senilai Rp 74 Juta. Anggaran Tersebut Mestinya Bisa Digunakan Untuk Pembelian Vitamin Bagi Pedagang

Ditulis oleh Liputan68 pada 31 Januari 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, liputan68.com- Pegiat organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, angkat bicara seputar polemik kasus covid-19 confirm di Pasar Minulyo.

Ia menegaskan, sejatinya empat sampai lima hari sebelum pelaksanaan rapid antibodi massal dilaksanakan, sudah dilakukan sosialisasi. Baik kepada warga pasar maupun paguyuban. “Intinya kenapa kegiatan rapid antibodi massal tersebut tidak dilaksanakan di tempat lain. Seperti misalnya di Balai Kelurahan Baleharjo.

Setelah dilakukan rapid massal, pasar menjadi sepi. Bahkan jauh hari sebelum dilaksanakan rapid, pasar sudah sepi. Ini sangat berdampak terhadap perekonomian pedagang. Sementara tidak ada tindakan apapun dari paguyuban,” kata pria yang juga Ketua DPC Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Pacitan ini, Ahad (31/1).

Pada kesempatan yang sama, mantan anggota DPRD Pacitan dari Fraksi PDIP ini juga menyoal masalah bantuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala itu, sebesar kurang lebih Rp 74 juta, yang tak jelas juntrungannya. Bantuan tersebut dikelola paguyuban. “Semestinya anggaran tersebut kan bisa digunakan untuk pembelian vitamin buat pedagang misalnya. Namun tidak ada tindakan seperti itu,” ungkapnya.

Karena itu, belum lama ini ia bersama perwakilan pedagang mendatangi Bupati Pacitan, dan gugus tugas. Sebab memang tidak ada tindakan dari pihak paguyuban untuk mengantisipasi sebaran covid-19. “Kami meminta pihak paguyuban, bagaimana pasar itu bisa hidup kembali. Namun semua itu tidak dilakukan. Dari situlah kami berinisiatif mendatangi bupati dan satgas,” tegas John Vera.

Lain itu, John juga menegaskan, bila dalam struktural pegayuban tidak ada yang namanya pengawas. “Pasar itu dibawah pengawasan pengelola pasar dan Satpol-PP,” tukasnya. (yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian