Liputan BERITA

Modelling Perempuan Gorontalo: Sejarah Makam Ju Panggola Berkisar Tahun 1500-an Serta Menjadi Wisata Religi

Ditulis oleh Liputan68 pada 1 Maret 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

Gorontalo, Liputan68.com | Menyimpan banyak situs sejarah Islam yang sering dikunjungi warga. Salah satunya Makam Raja Ilato Ju Panggola yang berada di Kelurahan Dembe Kota Gorontalo. Senin, 01/03/2020

Modeling perempuan asal Dembe Gorontalo Regina Cantika Yahya menceritakan tentang makam Ju Panggola yang terdapat dalam sebuah bilik berukuran 3 x 3 M, lantainya dari keramik warna putih, sewarna dengan kain kelambu penutup tembok dinding yang menjuntai menyentuh lantai. Sebuah kipas angin menempel di plafon makam

Lalu Makam itu berada di puncak bukit, nanti harus melewati 100 anak tangga untuk sampai ke masjid, tempat Raja Ilato Ju Panggola dimakamkan, konon katanya menurut catatan sejarah, Raja Ilato itu hidup sekitar Tahun 1500-an.b

Ju panggola merupakan seorang Awuliya (wali) yang menyebarkan agama Islam di Gorontalo dan memiliki kesaktian yang tinggi, mampu menghilang dari pandangan manusia dan dapat muncul seketika jika Negeri Gorontalo dalam keadaan gawat. Ia dijuluki Ju Ponggala, karena ia selalu tampil atau muncul dengan profil kakek tua berjenggot panjang dan mengenakan jubah putih.

 

 

Jadi menurut Regina Cantika Ju Panggola merupakan sebuah julukan dalam bahasa Gorontalo. Ju berarti Ya, sedangkan Panggola berarti Tua. Julukan itu disematkan kepada orang yang lebih tua.

Lalu Julukan itu diberi karena ia diyakini masyarakat memiliki kesaktian yang mampu menghilang dari pandangan orang lain. Ia juga dapat muncul secara tiba-tiba dalam keadaan genting. Ju panggola dikenal masyarakat sebagai aulia atau wali yang mempunyai sejarah dalam penyebaran Islam di Gorontalo,” jelas Regina”

“Yang jelas makam Ju Panggola adalah makam seorang ulama yang kharismatik pada masanya hingga saat ini,” ujar Regina

Para peziarah tidak hanya warga Gorontalo, banyak di antara mereka berasal dari luar daerah, bahkan mancanegara. Tujuannya untuk berdoa dan memanjatkan keinginan di makam keramat ini agar dikabulkan Allah Swt/Tuhan masa Esa.

Melihat peziarah makam Aulia Raja Ilato “Ju Panggola” cukup banyak, disisi lain Regina menambahkan Wali Kota Gorontalo Marten Taha rencana akan melakukan pengembangan sejumlah kawasan makam keramat menjadi destinasi wisata religi lokal bernuansa Global.

Karena daya tarik reliji asal lokal yang kuat ini menjadikan makam Ju Panggola sebagai obyek wisata Nasional di Provinsi Gorontalo. Masjid Quba dan makam ini juga merupakan satu kawasan luas yang menjadi kawasan budaya Nasional. Di sini terdapat benteng Otanaha, Museum pendaratan Bung Karno, Situs Botuhuayo, dan gua ular. Semoga ini menjadi satu edukasi dan inspirasi apa sebuah dari makam raja Ilato tersebut. “Tutup Regina” Senin, 01/03/2020. (Red/Zulhas)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian