Puluhan Napi Wanita Hamil di Amerika, Pelakunya Pria yang Sama
Liputan68.com | Puluhan napi wanita hamil dalam waktu bersamaan di sebuah penjara khusus di merika Serikat. Hal ini mengegerkan para sipir di penjara tersebut.
Dengan menyelidiki dan melakukan tes DNA, ternyata pria yang menghamili puluhan napi tersebut adalah orang yang sama, seorang sipir penjara. Pelaku pun kemudian dijebloskan ke penjara karena perbuatannya tersebut.
Persitiwa yang terjadi 2019 silam ini, tak hanya membingungkan kepolisian, peristiwa ini juga membuat warga Amerika merasa ada yang aneh.
Hal ini dikarenakan selama di penjara, para napi wanita ini terisolasi dari dunia luar. Sehingga tak mungkin bagi para wanita tersebut berhubungan dengan pria di luar sana. Pihak berwajib kemudian melakukan penyelidikan. Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan tes DNA dengan mengambil sampel darah yang samas.
Ternyata yang menghamili puluhan napi tersebut adalah seorang pria yang sama. Pria tersebut tak lain adalah seorang sipir penjara yang berusia 40 tahun, seperti dikutip dari keepo.me. Ia kemudian diperiksa penyidik dan dijebloskan ke penjara karena terbukti bersalah, yang dikutip dari Rakyatku.
Peristiwa tak biasa ini menimbulkan kecurigaan para sipir penjara. Para napi yang hamil kemudian ditanya mengapa mereka mau berhubungan badan dengan sipir tersebut. Ternyata alasannya adalah mereka memang menginginkan untuk hamil. Hal ini dikarenakan napi yang sedang hamil akan mendapat perlakuan spesial.
Sel penjara khusus wanita di Amerika memang terlihat tak seperti penjara pada umumnya. Penjara tersebut sangat nyaman dan rapi. Para napi yang hamil akan dibebaskan dari melakukan kegiatan wajib di penjara selama 10 bulan. Mereka juga akan rutin mendapatkan perawatan khusus oleh tim medis.
Bayi yang sudah lahir tak akan mungkin dirawat oleh napi sehingga akan dirawat di pusat kesejahteraan sosial atau dikembalikan ke keluarga napi. Untuk itulah mengapa para napi ini rela dihamili oleh sipir penjara agar mendapat perlakuan spesial.

Tinggalkan Balasan