Liputan KESEHATAN

Meryl Sebut Penanganan Covid-19 Butuh Sinergisitas dan Tidak Main Sendiri-Sendiri

Ditulis oleh Liputan68 pada 7 Mei 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN – LIPUTAN68.COM – Kisruh soal karantina Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) di Medan antara Gubsu dan Walikota Medan sangat disayangkan, sepatutnya hal ini tak perlu terjadi, sebab penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 harus dilakukan secara bersama-sama, butuh sinergisitas dan team work yang kuat serta memiliki persepsi yang sama dalam menangani permasalahan penyebaran Covid-19 antata Pemrovsu dan Pemkab/Pemkot

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Sumut Meryl R Saragih melalui siaran persnya pada Kamis (7/5/2021)

“Penyebaran Covid-19 di Sumut sudah kembali masuk pada grafik yang menaik, karena itu dibutuhkan kerjasama antara pemangku kepentingan, hilangkan egosentris dan jangan terlalu sensi dengan berbagai respon yang diberikan oleh pihak lain” ujar Maryl

Selanjutnya, politisi perempuan muda yang terpilih melalui Dapil II (Medan B) ini menyatakan bahwa penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Gubsu selayaknya melibatkan semua pihak, seperti Walikota, Bupati, para Wakil Rakyat san seluruh elemen, sehingga hasilnya maksimal

“Berkomunikasi politiklah dengan santun dan berkoordinasi kesemua pihak dalam penanganan Covid-19, ini persoalan kita bersama kok” imbuh Meryl

Terakhir Meryl menghimbau bahwa Penyelesaian covid-19 harusnya saling sinergi dan kolaborasi, dengan kolaborasi penanganan covid-19 akan lebih bisa diredam, bukan dengan kerja sendiri, selain tak elok dimasyarakat juga tak menyelesaikan masalah.

“Saling berkalobirasi inilah selayaknya Gubsu mengambil peran sebagai pemimpin di Sumut dan ini sangat penting dilakukan, bukan saling menyalahkan satu dengan yang lainnya” pungkas Meryl.

(LM-01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian