Liputan INTERNASIONAL

Selamat Jalan Bung Fidel

Ditulis oleh Liputan68 pada 27 November 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN – LIPUTAN68.COM – Tepat 25 November 2016 sang tokoh revolusioner Kuba ini menghembuskan nafasnya yg terakhir. Fidel Castro menutup lembaran kehidupannya diusia 90 tahun. Sejak muda setelah menamatkan sarjana hukumnya Fidel sudah terlibat dalam gerakan anti pemerintah yg otoriter. Sekalipun sdh menamatkan gelar doktor hukumnya dan menjadi pengacara hebat, tidak menyurutkan Fidel menjadi aktivis revolusioner. Sejak tahun 1953 bersama adik kandungnya Raul Castro memimpin perlawanan terhadap rezim diktator Kuba. Puncaknya di tahun 1959, Fidel Castro dan pasukannya berhasil menggulingkan kekuasaan Rezim Flugencio Batista dengan perjuangan bersenjata.

Setelah berhasil menggulingkan Batista, Fidel memimpin Kuba hingga tahun 2008. Castro telah mendapatkan percobaan pembunuhan sebanyak 638 kali oleh musuh2nya. Fidel lah salah satu presiden di dunia yang secara terang2an melawan negara adidaya Amerika Serikat dan menolak liberalisme dan kapitalisme. Kuba juga salah satu negara yang melarang penggunaan dollar AS menjadi alat transaksi keuangannya.

Sekalipun dalam keterbatasan karena diembargo oleh AS dan negara2 sekutunya, justru Kuba mampu melakukan pemberantasan buta huruf yg menjadikan Kuba sbg negara bebas buta huruf. Selain pendidikan, Kuba dibawah Castro mampu mewujudkan sebagai negara terbaik di dalam bidang kesehatan. Banyak dokter2 hebat dihasilkan dari Kuba. Bgitu juga dgn teknologi dan fasilitas kesehatannya. Tidak bgitu heran pada saat bencana banyak melanda di negeri kita, Kuba sempat mengirimkan dokter2 handalnya utk membantu korban bencana.

Hingga dipenghujung kehidupanmu Kuba masih berdiri tegak…..menjadi negara yang merdeka…..dan menjadi negara yang Berdikari dgn memilih jalan sosialis komunis. Sepeninggal Castro….kini Kuba dipimpin oleh Raul Castro adik kandung Fidel yang juga memiliki pengalaman panjang sebagai sang revolusioner.

Selamat Jalan Bung Fidel. Sulit menemukan tokoh revolusioner seperti dirimu. Kami sempat memiliki Soekarno yg juga engkau sebut sebagai guru revoluionermu, tapi kini serasa begitu sulit….muncul Soekarno2 baru di republik ini. Semoga saja…..kelak akan muncul Sookarno baru yang dapat membawa republik ini betul2 BERDIKARI.

(LM-01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian