Awas! Ada 14 Titik Longsor dan Rawan Macet di Sumut Selama Nataru

MEDAN—LIPUTAN68.COM—Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara bersama Direktorat Lalulintas Polda Sumut telah memetakan 14 titik rawan longsor dan sembilan titik rawan kemacetan lalulintas di Sumut pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Adapun ke-14 titik rawan longsor itu antara lain; jalan batas Provinsi Aceh-Tanjung Pura; Medan-Berastagi; Kota Cane-Kutabuluh; Kutabuluh-Sidikalang; Merek-Dairi; Tanjung Dolok-Parapat; Tarutung – Sibolga; Tarutung-Tapanuli Selatan; Rampa-Poriaha; batas Kabupaten Tapanuli Utara-Sipirok; Batang Toru-Singkuang; Kota Pinang-PAL XI; batas Kabupaten Tapsel-Madina; dan
Teluk Dalam-Lolowau.

Sedangkan 9 titik rawan kemacetan lalulintas diperkirakan berada di Pasar Bengkel (Km 043+000); Pasar Kampung Pon (Km 063+500); Berastagi (Km 069+000); Pasar Indrapura (Km 101+300); Parapat Ajibata (Km 175+000); Pasar Porsea (Km 215+000); Pasar Balige (Km 234+000); Pasar Siborong-borong (Km 269+000); dan Pasar Aek Kanopan (Km 251+400).

Begitupun di sisi lain, Dishub Sumut menyebutkan kesiapan sarana transportasi umum pada periode Nataru 2022 ini, berjumlah 1.335 unit, namun untuk data riilnya hanya tersedia 293 unit saja.

Adapun unit armada tersebut terdiri dari 42 perusahaan bus AKAP, 53 perusahaan AKDP, dan 26 perusahaan AJAP (Antar Jemput Antar Provinsi).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *