Kadis Pendidikan Kabupaten Pacitan Tegaskan Siswa Didik Tetap Belajar Dari Rumah, Dan Ikuti Prokes Penanganan Covid-19. Utamanya 3 M Plus dan VDJ
Pacitan, liputan68.com- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Daryono, menyampaikan keprihatinan mendalam, bahwa sampai detik ini, pemerintah daerah belum mengizinkan proses belajar mengajar secara tatap muka bagi seluruh siswa didik.
Tentu persoalan tersebut, banyak mengundang kekecewaan bagi para orang tua murid dan siswa didik. Namum begitu, perlu dipahami bahwa sampai detik ini sebaran covid-19 masih merajalela.
Sehingga wajar, apabila pemerintah mengambil keputusan untuk tetap melaksanakan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). “Kami ikut prihatin atas musibah pandemi global coronavirus yang sampai detik ini tak kunjung usai. Sehingga untuk sementara waktu sistem pembelajaran masih tetap dilaksanakan secara daring, sampai ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah daerah dan gugus tugas,” kata Daryono, Senin (4/1).
Meski begitu, mantan Inspektur pembantu, Inspektorat Kabupaten Pacitan ini tetap mengimbau kepada orang tua murid dan siswa didik, selama melaksanakan pembelajaran dari rumah, agar senantiasa melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin.
Utamanya 3 M plus, yaitu memakai masker, menjaga jarak fisik, sesering mungkin mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dan menghindari berkerumun. Selain itu, Daryono juga berpesan agar para siswa didik lebih baik tetap tinggal dirumah kalau tidak ada keperluan mendesak.
Belajar dengan tekun, dan ikuti petunjuk bapak dan ibu guru yang akan disampaikan melalui sistem jaringan. “Begitupun ketika berinteraksi dirumah mohon diperhatikan ventilasi udara, meminimalkan durasi pertemuan dan selalu menjaga jarak. Istilah ini oleh gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19, lebih jamak disingkat dengan VDJ,” pesannya. (yun).

Tinggalkan Balasan