Nelayan Yang Kapalnya Karam di Laut Diberikan Bantuan Oleh Polsek Tanjung Beringin
SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Kapolsek Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) AKP T. Sihombing beserta para personilnya berkunjung ke Kediaman seorang Nelayan Dusun IV Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin, Kamis (24/3/2022) Pukul 18.45 Wib malam.
Kunjungan mereka ke Kediaman salah Satu Nelayan tersebut atas kepedulian Polres Sergai terhadap Nelayan yang tertimpa musibah saat hendak mencari ikan dilaut, yang dialami oleh Empat dari Enam Nelayan Tradisional yang Kapal Motor (Sampan) mereka karam dihantam ombak besar.
Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud, SIK, M.IK melalui Kapolsek Tanjung Beringin AKP T Sihombing mengatakan, awalnya kita dapat kabar baru satu jam yang lalu dari personil mengenai adanya sampan nelayan asal Desa Nagur karam dihantam ombak besar di laut, tepatnya di Tuasan 4 belakang Pulau Berhala Kamis (24/2) dini hari sekitar pukul 01,30 Wib.
” Jadi, kita bersama – sama dengan rekan personil Polsek Tanjung Beringin didampingi Plt Kades Nagur Muklis langsung menuju rumah nelayan dan memberi bantuan sembako,” ucap AKP T Sihombing.
Bantuan tali asih berupa sembako ini kita serahkan langsung bersama Plt Kades kepada nelayan yang selamat dan juga kepada nelayan yang saat ini masih dalam pencarian.
” Jangan di pandang berapa besar bantuan yang kita serahkan, tapi, itulah kepedulian dari Polsek Tanjung Beringin kepada masyarakat, apalagi mereka sedang ditimpa musibah,” katanya.
Ibrahim (33) selaku Tekong Sampan memaparkan peristiwa tersebut pada awak media, beliau bilang, sebelum kejadian pada hari Rabu (23/2/2022) sekitar pukul 16.00 Wib, Sampan bermesin (Dompeng) yang dia Nahkoda nya dan 5 orang rekannya yakni, M Kosim (62) Songah Iswandi (45) M Baiduri (26) Asrul dan Awaluddin, warga Dusun IV Desa Nagur berangkat dari Jambur menuju laut untuk menjaring ikan beriringan dengan sampan nelayan lain.
Selanjutnya, pada hari Kamis (24/2) sekitar pukul 01.00 Wib dinihari, pada posisi 26 Mil arah Timur dari Dermaga Bagan Kuala Tanjung Beringin Bedagai, kapal yang di bawa tenggelam dihempas oleh ombak yang besar disertai dengan angin kencang sehingga Sampan mereka tenggelam dan ke 6 orang ABK terlempar ke laut, ungkap Ibrahim.
Beliau juga mengatakan, beberapa jam mereka terombang – ambing di laut, dan Ibrahim seketika itu melihat Sampan nelayan sedang berlabuh yang tidak jauh bersebelahan dengan posisi mereka dan berenang menghampiri sampan nelayan tersebut.
Kemudian membawa sampan yang didatanginya lalu menyelamatkan 3 rekannya, akan tetapi 2 rekannya bernama Asrul dan Awaluddin hingga saat ini belum diketemukan, sementara kedua rekannya yang belum ditemukan tersebut masih dalam pencarian oleh nelayan lainnya.
(Dipa)

Tinggalkan Balasan