oleh

PSDI Deklarasikan Diri, apakah akan Menjadi Pesaing IDI?

Liputan68.com, Jakarta | Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) mendeklarasikan diri. Organisasi  PDSI mengaku telah memperoleh SK dari Kemenkumham dengan No. AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.

Sebagai Ketua Umum PDSI, Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto menjelaskan PDSI dibuat untuk memenuhi hak warga negara Indonesia dalam berserikat dan berkumpul yang dijamin Pasal 28 UUD 1945 selaku konstitusi tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Hak kami ini telah dijawantahkan dalam SK Kemenkumham tersebut di atas,” melalui keterangan tertulis, Rabu (27/4).

Ketua Umum PDSI mengungkap visi dan misi PDSI. Visinya menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Liputan JUGA  Tinjau Vaksinasi Serentak 31 Titik di Sumut, Kapolri Pastikan Target Presiden Jokowi Tercapai

Sedangkan misinya ada tiga. Pertama, mengayomi dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi yang profesional.

Kedua, meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggota. Terakhir, mendorong inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia.

“Dengan demikian, PDSI berdiri atas cita-cita luhur para pendahulu di bidang ilmu kedokteran dengan mengutamakan nilai-nilai kebangsaan, kekeluargaan, sopan-santun, dan senantiasa mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran,” katanya.

Jajang berharap PDSI bisa berkontribusi pada dunia kesehatan dan dunia kedokteran. Dia juga meminta dukungan dari segenap pihak, khususnya dari  rakyat Indonesia yang menjadi tujuan utama panggilan profesi ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.