Sekda Dairi di Laporkan Junimart Girsang ke Mendagri, Dinilai Telah Melanggar Aturan sebagai ASN
Liputan68.com | Ulah Budianta Pinem Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, berbuntut panjang, yakarena mengkomentari berita pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani dengan judul “Jateng Terkenal Miskin dan Warganya Nyaris tak Pernah Mandi karena Kesulitan Air”.
Junimart Girsang, Wakil Ketua Komisi II DPR melaporkan kepada Mendagri Tito Karnavian atas komentar Budianta Pinem, yang mengatakan, “Wanita pemimpin yang tidak bisa mengukur diri, maka bicaranya selalu seperti nyaris kena ambeien.”
“Budianta Pinem sebagai Sekda Pemkab Dairi sudah saya laporkan langsung ke Mendagri dan Dirjen Otonomi Daerah serta Inspektorat Kemendagri,” kata Junimart, kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/5/2022).
Sebelumnya, beredar luas di sejumlah grup media sosial screenshot komentar pernyataan Budianta Pinem dan menuai kritik keras dari masyarakat Kabupaten Dairi. Selain dinilai telah melanggar aturan sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Budianta Pinem juga dinilai berpotensi telah melakukan pelanggaran hukum, kejahatan via ITE.
“Selanjutnya saya akan diskusikan dengan Fraksi PDI-P di DPR untuk menempuh langkah hukum, terkait pernyataan itu,” sambung Junimart.
Junimart mengatakan, komentar yang disampaikan oleh Budianta Pinem telah merujuk kepada penghinaan dan menunjukkan sikap arogansinya sebagai seorang Sekda.
“Untuk sekelas ketua DPR-RI saja, dia (Budianta Pinem) tidak punya etika moral dan politik. Bahkan pernyataan nya itu telah merujuk kepada penghinaan yang jelas disengaja untuk tujuan tertentu. Saya tidak bisa bayangkan bagaimana arogansinya yang bersangkutan terhadap bawahannya dan masyarakat Dairi,” ucapnya.
Selain itu, Junimart yang juga yang merupakan seorang politisi kelahiran Kabupaten Dairi itu, mengaku telah ikut dipermalukan oleh pernyataan konyol dari pejabat Sekda tersebut.
“Miris dan jelas jelas mempermalukan Dairi, membaca dan mencermati pendapat Budianta Pinem ini sebagai seorang Pejabat Sekda. Saya sebagai putra Dairi, yang juga anggota DPR-RI serta Kader PDI-Perjuangan tersinggung dan tidak terima cara-cara seorang Sekda yang konyol seperti ini, kok bisa orang seperti ini lolos dan dipercayakan menjadi Sekda di Dairi,” tandas Junimart.

Tinggalkan Balasan