UAS Ditolak Masuk Singapura, “Saya Ditaruh di Ruangan 2×1 Meter Persis Liang Lahat”

Liputan68.com | Ustadz Abdul Somad (UAS) menceritakan pengalaman yang tidak menyenangkan saat ditahan pihak Imigrasi Singapura. UAS merasa kesal karena tidak ada kejelasan mengapa dirinya tidak diperbolehkan masuk Singapura. Padahal kedatangannya untuk berlibur bersama keluarga.

Salah satu hal yang sangat disayangkan adalah perlakuan pihak imigrasi Singapura itu terhadap diri dan keluarganya. Sampai-sampai UAS tidak diperbolehkan menyerahkan tas yang berisi keperluan untuk bayinya.

“Saya yang paling terakhir diperiksa petugas imigrasi. Kemudian saya ditanya tujuan, saya bilang mau liburan. Sementara istri dan anak saya sudah lewat begitu juga dengan sahabat saya,” ucap UAS dalam keterangannya di kanal youtube Hai Gaes Official pada Selasa (17/05/2022).

Pihak imigrasi menjelaskan jika UAS ditolak masuk Singapura. “Saya membawa sebuah tas perlengkapan bayi saat itu. Tas ini sebenarnya tas Ustazah (Fatimah) untuk keperluan bayi. Kemudian saya minta izin ke mereka untuk menyerahkan ke istri karena itu kan untuk bayi, namun tidak boleh. Jadi luar biasa juga orang Singapur ini, untuk bayi pun tak dikasi,” ucapnya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *