Liputan KEAGAMAAN

Pengertian Moksa dalam Agama Hindu

Ditulis oleh Liputan68 pada 28 Juli 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

Oleh : Selwa Raja, Mbp.

OM Avighnam Astu Namo Sidham.
OM Anno Badrah Kratvo Yantu Visvatah.
OM Swastyastu,

Apakah sebenarnya moksa atau muksa itu ? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), moksa adalah tingkatan hidup lepas dari ikatan keduniawian dan bebas dari penjelmaan kembali.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, moksa adalah filsafat agama di India yang istilahnya berasal dari bahasa Sansekerta “muc” yang berarti membebaskan atau kebebasan dari samsara (siklus hidup dan mati).

Bahwa hidup adalah suatu siklus kematian dan kelahiran kembali. Kelahiran kembali bergantung pada bagaimana seseorang menjalani kehidupan sebelumnya, hal ini disebut dengan karma.

Orang dengan perilaku yang buruk akan mendapat karma buruk dan mempertanggung jawabkannya dalam kelahirannya berikutnya.

Adapun orang yang mati setelah berperilaku baik dalam hidup akan mendapatkan karma baik. Dimana ia akan lahir kembali dengan kondisi yang baik.

Dalam agama Hindu, Samsara/Punarbhawa ( kelahiran kembali ) dinilai merupakan sumber perbudakan dan kesengsaraan.

Ketika terlahir dengan karma buruk, kehidupan seseorang akan menjadi sulit dan sengsara. ketika terlahir dengan karma baik, hidupnya akan lebih mudah namun bisa saja mengembangkan perilaku buruk.

Dalam kehidupan akan selalu terjadi masalah yang menuntut untuk diselesaikan oleh manusia.

Moksa merupakan akhir dari siklus kematian dan kelahiran kembali, dan merupakan suatu artha (tujuan) ketempat terakhir.

Artinya ketika seseorang mencapai moksa, ia tidak mati ataupun bereinkarnasi kembali. Orang yang moksa akan lepas dari segala jenis keduniawian.

Ketika mencapai moksa, orang tersebut akan terlepas dari raganya namun jiwanya akan abadi, mencapai kedamaian, pengetahuan, serta pencerahan tertinggi.

Jiwanya akan terbebas dari semua penderitaan juga keterbatasan duniawi dan masuk ke dalam kekuatan spiritual yang tinggi dan selaras dengan Tuhan.

Namun moksa tidak bisa dicapai dengan mudah. Seseorang harus melepaskan segala macam keduniawian seperti menghapus kemarahan, ketakutan, kesengsaraan, ketidakbahagiaan, keinginan.

Setelah melakukan hal tersebut seseorang bisa lepas dari karma hidup dan mencapai moksa. Jiwanya akan abadi, memiliki pengetahuan tentang alam semesta yang jauh lebih luas daripada saat hidup, namun jiwanya akan tetap tenang, sehingga moksa disebut dengan kebebasan samsara juga keselamatan tertinggi dalam agama Hindu.

Semoga bermanfaat bagi kita semua, mohon maaf bila ada kekurangan.

Om Shanti, Shanti, Shanti Om.(SR)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian