Liputan DAERAH

Satgas Pangan Kota Tebing Tinggi Tanam Tanaman Cepat Panen

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Februari 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

TEBING TINGGI – LIPUTAN68.COM – Guna mengendalikan inflasi dan melakukan pencegahan stunting, Satgas (Satuan Tugas) Pangan Kota Tebing Tinggi menggelar kegiatan gerakan Tanam Tanaman Cepat Panen dan Peningkatan Produksi Melalui Pembuatan Elisitor Biosaka, di areal Poktan Barokah Jaya dan Poktan Al Amin Tangguh, Jl. Abadi Kel. Deblod Sundoro, Kec. Padang Hilir, Jum’at (24/3/2023).

Kegiatan ini mengusung tema “Kendalikan Inflasi dan Cegah Stunting Dengan Gerakan Tanam Tanaman Cepat Panen dan Tingkatkan Produksi Melalui Pembuatan Elisitor Biosaka.”

Dihadiri Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi, S.Sos., M.TP., Kapolres AKBP. Muhammad Kunto Wibisono, S.H., S.IK., M.M., Danramil 13/TT Kapt. Inf. Yudi Chandra dan Kasubbag Pembinaan Kajari Eka Purba.

Pj. Wali Kota mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pencanangan penanaman tanaman cepat panen untuk tahun 2023.
” Ini merupakan salah satu dari dari 6 upaya pengendalian inflasi daerah yang diinstruksikan oleh Bapak Presiden. Jadi disini kita bersama Forkopimda, menindaklanjuti kegiatan itu. Kegiatan ini harus berkolaborasi, tidak bisa berdiri sendiri,” ucap Pj. Wali Kota.

Diungkapkan Pj. Wali Kota bahwa pihak Pemko Tebing Tinggi sendiri melalui Dinas Perdagangan juga telah melaksanakan pasar pengendalian harga.
Dan ” Ini juga sebagai upaya pengendalian inflasi di daerah kita. Mudah-mudahan dengan kita canangkan hari ini tanaman cepat panen, inflasi nanti yang kita prediksi selama bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri bisa kendalikan,” ucapnya.

Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, Pj. Wali Kota mengatakan bahwa stok pangan masih mencukupi. Yang mana kegiatan hari ini juga bertujuan untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga tapi konsumsi tetap terpenuhi.

Sementara itu, Kadis Ketapang dan Pertanian Marimbun Marpaung, SP., M.Si. menyampaikan bahwa Dinas Ketapang dan Pertanian merupakan salah satu tim dari satuan tugas pangan dan tim pengendali inflasi daerah juga mempunyai tanggung jawab selain untuk program pencegahan stunting dan juga mendukung Kota Layak Anak di Kota Tebing Tinggi.

“Bahwa sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri dan Presiden RI Bapak Joko Widodo, bahwa kita boleh kota lahan sempit tapi kita harus memberdayakan masyarakat sehingga dapat menekan ongkos produksi,” katanya.

Lanjutnya, selaku instansi OPD teknis, mempunyai tanggung jawab untuk peningkatan produksi pertanian. Bagaimana mengedukasi masyarakat untuk mengurangi ongkos Produksi dengan memberikan edukasi berupa Bio Enzim, Eku Enzim dan juga Biosaka.

” Bila kita melaksanakan pengolahan pertanian kita secara kontinyu di lapangan minimal ongkos produksi di tingkat rumah tangga bisa dikendalikan,” demikian ujar Kadis Ketapang dan Pertanian.

Serta pemberian bantuan berupa pupuk, bibit tanam serta budidaya dalam ember, pemberian bantuan peningkatan gizi, sosialisasi pembuatan Elisitor Biosaka dan kunjungan lapangan Pekarangan Pangan Lestari.

Turut dihadiri Kadis P3APM Dra. Sri Wahyuni, M.Si., Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik, S.Sos., M.Sp., Plt. Camat Padang Hilir Ramadhan Barqah Pulungan, S.IP., M.Si., Kabag Perekonomian Ir. Nasrullah dan Lurah di lingkungan Kec. Padang Hilir serta Ketua TP PKK Ny. Harliaminda Dimiyathi, tim Peliputan Diskominfo dan tamu undangan lainnya. (Dipa).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian