Liputan BERITA

Kades Bomo Usul Desa Pelunas PBB-P2 Tercepat Dapat Hadiah Kegiatan Fisik

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 25 September 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Upaya mendorong percepatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pacitan terus mendapat perhatian dari pemerintah desa. Salah satunya datang dari Kepala Desa Bomo, Kecamatan Punung, Sularno.

Di tengah capaian realisasi PBB-P2 Kecamatan Punung yang terus bergerak, Sularno menyampaikan gagasan agar desa yang mampu menyelesaikan kewajiban pajaknya lebih cepat diberikan apresiasi. Menurutnya, penghargaan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi desa-desa untuk berlomba meningkatkan capaian pelunasan PBB-P2.

Sularno mengusulkan agar desa dengan pelunasan PBB-P2 tercepat di tingkat kecamatan mendapatkan hadiah berupa dukungan kegiatan pembangunan fisik.

“Bagi desa dengan pelunasan tercepat di tingkat kecamatan diberikan hadiah berupa kegiatan fisik, seperti rabat, aspal, talut atau kegiatan lainnya,” kata Sularno melalui pesan WhatsApp, Jumat (25/9).

Tak hanya itu, ia juga mengusulkan adanya klasifikasi berdasarkan besaran ketetapan pajak masing-masing desa. Dengan demikian, penilaian tidak semata-mata melihat kecepatan pelunasan, tetapi juga mempertimbangkan besaran kewajiban pajak yang harus diselesaikan setiap desa.

“Setiap kecamatan membuat klasifikasi besaran pajak dari masing-masing desa, yakni ketetapan Rp0 sampai Rp150 juta dan Rp150 juta ke atas. Dari masing-masing kelompok diambil juara I dan juara II,” jelasnya.

Menurut Sularno, pola tersebut dapat menjadi salah satu bentuk motivasi sekaligus penghargaan bagi desa yang mampu memenuhi kewajiban PBB-P2 lebih awal.

“Maaf pak (wartawan), sekadar uneg-uneg, insyaallah bisa sebagai motivasi,” ujarnya.

Realisasi PBB-P2 Capai 87,24 Persen

Sementara itu, realisasi PBB-P2 di Kecamatan Punung hingga pekan ketiga September 2026 menunjukkan capaian yang cukup tinggi.

Dari target penetapan PBB-P2 sebesar Rp2.066.414.917 yang terbagi dalam 47.475 lembar SPPT, hingga pekan ketiga September telah terealisasi sebesar Rp1.802.658.259.

Dengan demikian, capaian penerimaan PBB-P2 telah mencapai 87,24 persen, sementara sebanyak 40.964 lembar SPPT tercatat telah melunasi kewajibannya.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dalam mendorong masyarakat memenuhi kewajiban perpajakannya. Dengan masih adanya waktu untuk mengejar sisa target, percepatan pelunasan di tingkat desa diharapkan dapat terus dilakukan.

Usulan pemberian apresiasi bagi desa dengan capaian tercepat pun diharapkan dapat menjadi tambahan semangat, sekaligus membangun suasana kompetitif yang sehat antardesa dalam mendukung optimalisasi penerimaan PBB-P2.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian