Gara-Gara Bangunkan ODGJ Di Teras Kios, Purnawirawan TNI Di Pacitan Harus Nginap Di Rumah Sakit
Pacitan- Gara-gara mengusir orang dengan ganguan jiwa (ODGJ) saat tidur didepan kios, warga Lingkungan Purwoharjo, Kelurahan Baleharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah tulang hidung akibat terkena pukulan bambu dari orang gila tersebut.
Korban diketahui bernama Hadi Purnomo, purnawirawan anggota TNI. Akibat terkena pukulan cukup keras dari sebatang bambu yang mengenai mukanya, hingga mengakibatkan pria paruh baya itu mengalami cidera serius pada hidungnya.
Nur Effendi yang masih tetangga dekat dari korban mengatakan, peristiwa pemukulan yang dilakukan oleh ODGJ tersebut berawal ketika Hadi hendak membuka kios saat pagi hari.
Namun sebelum sempat membuka pintu kios, Hadi mendapati seseorang yang tengah tidur. Tanpa pikir panjang, lanjut Nur, si pemilik kios langsung menegur dan meminta orang tak dikenal tersebut pergi. Mengingat, hari sudah menjelang siang dan kios hendak dibuka oleh pemiliknya.
“Pagi hari waktu buka kios ada ODGJ tidur di teras kios.. Kemudian sama Pak Hadi ditegur dan disuruh pergi,” kata Nur, Kamis (6/7).
Setelah orang tak dikenal itu bangun, ia lantas meninggalkan lokasi kios dan Hadi pun kembali menjalankan aktivitas perniagaannya.
Namun nasib sial sepertinya tak bisa dielakan lagi. Tanpa menaruh curiga, orang tak dikenal yang semula tidur diteras kios milik Hadi, rupanya menaruh rasa dendam lantaran dibangunkan dan disuruhnya pergi.
“Saat menjelang siang, orang tersebut kembali ke kios sambil membawa sebatang bambu. Dan langsung memukul Pak Hadi dari arah belakang.
Karena kaget, korban langsung membalikkan badan untuk melihat siapa yang memukulkan bambu ke arah kepalanya. Namun orang tersebut kembali mengayunkan bambu yang masih ada di genggaman tangannya dan mengenai hidung Pak Hadi hingga berdarah,” jelasnya.
Saat itu situasi semakin mencekam. Sebab korban mengalami perdarahan hebat dari hidung. Sementara orang yang diduga tengah mengalami gangguan jiwa tersebut masih nampak esmosi dan hendak kembali menghajar korban dengan sebatang bambu.
Begitu mendapati ada keributan, warga sekitar langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk memberikan pertolongan dan mengamankan orang asing tersebut. “Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Sebab hidungnya mengeluarkan darah cukup banyak. Sedangkan orang asing yang kuat diduga sebagai ODGJ tengah diamankan warga,” ujar Nur.
Belajar dari peristiwa tersebut, Nur meminta agar warga masyarakat lebih waspada dan berhati-hati. Sebab belakangan banyak ODGJ baru yang berkeliaran di seputaran kota Pacitan. “Seperti ODGJ tersebut diduga orang buangan. Sebab dari logat bicaranya seperti orang dari Sulawesi,” pungkasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan