Liputan BERITA

Promosi Jabatan, Bupati Aji Berikan Peluang 50:50 Bagi Pejabat Non Sekolah Kedinasan Dan Alumni Sekolah Kedinasan?

Ditulis oleh Liputan68 pada 6 Juli 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan- Beleid promosi jabatan yang hendak dilaksanakan Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indarata Nurbayuaji ini kali, dikabarkan bakal merepresentasikan azas keadilan terhadap para pejabat alumni sekolah kedinasan dan jalur umum.

Seperti diketahui, saat ini tengah dilaksanakan seleksi terbuka calon jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) guna mengisi kursi jabatan di enam organisasi perangkat daerah (OPD) lowong.

Yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Naker, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Sebagaimana informasi yang sampai ke telinga media, dari enam posisi jabatan yang lowong tersebut, tiga pos jabatan diantaranya konon akan diisi oleh sejumlah pejabat dari kalangan alumni sekolah kedinasan.

Ketiganya masing-masing seperti Kemal Pandu Pratikno, yang banter dikabarkan akan diamanahi sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra. Kemudian Joko Putro Utomo, yang banter disebut-sebut akan lolos seleksi sebagai calon Kepala Dinas Perhubungan dan Dodik Sumarsono, konon akan dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sementara untuk tiga pos jabatan lainnya, dikabarkan akan diisi dari pejabat umum non sekolah kedinasan. Masing-masing seperti Asep Suherman, yang konon dikabarkan akan menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Naker. Selain itu juga ada nama Daru Mustikoaji, yang dikabarkan akan di defenitifkan sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan salah satu Kabag Setkab, yang juga banter diberitakan sebagai calon Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Ia merupakan mantan salah satu Kabid pada Dinas Pertanian kala itu.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM setempat, Rudi Haryanto mengatakan, bila saat ini seleksi terbuka calon JPTP sudah memasuki tahapan assesment.

“Masing-masing lowongan ada empat pelamar yang detik ini tengah mengikuti tahapan assesment. Di penghujung tahapan nanti, tinggal menyisakan tiga pelamar di masing-masing pos jabatan lowong. Selanjutnya untuk memutuskan siapa yang akan dilantik, itu hak prerogatif dari Pak Bupati,” kata mantan Sekretaris Dinas Pendidikan ini, saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Rudi juga menegaskan, terkait hasil tahapan seleksi, panitia seleksi hanya mengumumkan mereka-mereka yang lolos. Sedangkan pejabat yang gugur, panitia seleksi tidak pernah menyebutkan nama.

“Hanya mereka yang lolos yang diumumkan,” katanya.

Sementara itu terkait beberapa nama yang dicuatkan media sebagai kandidat kuat JPTP, Rudi enggan memberi pernyataan. Sebab saat ini proses assesment masih berlangsung. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian