Liputan BERITA

Prabowo-Gibran Nomor Urut 2. Iwa Pacitan: Nomor Satu Dibuka, Nomor Dua Dicoblos dan Nomor Tiga Ditutup. “Tengah” Itu Paling Enak Dicoblos

Ditulis oleh Liputan68 pada 15 November 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Wakil Ketua DPD Partai Demokrat, Provinsi Jatim, Indra Widya Agustina, yang berharap pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan nomor urut 1 pada kontestasi Pilpres 2024, memang tak seperti harapan.

Pasangan mantan Danjend Kopasus dan Wali kota Solo tersebut, saat pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden yang dilaksanakan oleh KPU RI pada Selasa (14/11) malam, mendapatkan nomor urut 2.

“Sebenarnya harapan nomor urut 1 tersebut merupakan ide atau harapan pribadi saya. Agar satu paket. Saya caleg nomor urut satu dan pasangan capres-cawapres (Prabowo-Gibran) nomor urut satu juga,” kata politikus yang akrab disapa Iwa itu pada wartawan, Rabu (15/11).

Iwa berpendapat, meski harapan itu tak sesuai dengan kenyataan, namun justru nomor urut dua bisa dimaknai sebagai sebuah keberkahan bagi pasangan Prabowo-Gibran. “Kalau guyonan klisenya, nomor satu itu dibuka, nomor dua dicoblos dan nomor tiga ditutup. ‘Tengah” itu memang paling enak dicoblos,” terang kakak kandung dari Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji ini berkelakar.

Indra Widya Agustina
Indra Widya Agustina

Iwa juga mengajak keseluruh lapisan masyarakat di Jatim, utamanya masyarakat pemilih di Pacitan untuk bersama mendoakan dan mendukung pasangan Prabowo-Gibran, untuk Pacitan yang lebih maju lagi. “Tak lupa juga kembali menangkan Demokrat sebagai salah satu partai pendukung dan pengusung pasangan Prabowo-Gibran di Koalisi Indonesia Maju (KIM),” tutur keponakan Presiden ke enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Sementara itu usai mengikuti pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto menegaskan, agar siapapun yang akan terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, harus tetap bersatu demi menjaga keutuhan negara ini.

“Saat ini suasana penuh kekeluargaan, riang gembira, saling mengasihi. Siapapun yang menang kita harus bersatu menjaga negara ini,” kata Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju tersebut.

Prabowo berharap penyelengaraan Pilpres bisa berjalan sebaik baiknya, sejujur jujurnya tanpa kekurangan suatu apapun.
Karena kalau pemilu curang, sambung dia, akan menghianati bangsa dan rakyat Indonesia.

“Kejujuran itu harus utuh seutuh utuhnya. Kita harus bersyukur memiliki negara yang berdemokrasi. KPU akan melaksanakan semua proses pemilu dengan sebaik-baiknya,” tandas Prabowo, yang saat itu didampingi Cawapresnya, Gibran Raka Buming Raka. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian