Produksi Tembakau Di Pacitan Terus Meningkat. Distan Setempat Lakukan Gerakan Sistematis, Inovatif dan Terukur
Pacitan,Liputan 68.com- Pemerintah pusat telah menggelontorkan puluhan miliar dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCT) untuk Pacitan di tahun anggaran 2023.
Hal tersebut sangat beralasan, mengingat kampung halaman Presiden ke enam RI Susilo Bambanng Yudhoyono (SBY) tersebut juga merupakan daerah penghasil tembakau yang secara kualitas tak kalah bagusnya dengan daerah-daerah lainnya.
Bahkan beberapa pabrik rokok terkemuka seperti PT Gudang Garam dan juga Djarum tengah menjalin kerjasama untuk mengambil panenan tembakau dari Pacitan guna produksi rokok mereka.
Kabid Perkebunan Dinas Pertanian setempat Joko Rinanto sangat mengapresiasi semangat petani tembakau yang belakangan ini hasil produksinya terus meningkat. “Saat musim kemarau panjang seperti ini saja, mereka (petani tembakau) masih bersemangat bercocok tanam.
Mereka saling anjangsana ajangsini untuk bertukar pengalaman. Hasilnya sangat nyata, panenan mereka terus meningkat. Demikian juga kualitas tembakaunya juga sangat bagus,” kata Joko, Senin (4/12).
Maka tak heran apabila beberapa pabrik rokok kenamaan di Indonesia saling berlomba untuk mengulak tembakau produksi petani dari Pacitan.
“Petani bersemangat karena kita selalu menekankan gerakan yang sistematis, inovatif dan terukur. Selain itu memang selama ini sudah ada buyer yang menjadi wadah para petani saat panenan.
Buyer tersebut yaitu PT Sandana Virginia. Malah sekarang ini PT Gudang Garam dan Djarum tengah melirik tembakau asli Pacitan. Seperti tembaku grompol bisa di ekspor karena asapan dan juga Virginia yang berupa rajangan. Alhamdulillah Pacitan bagus untuk tembakau,” terang Joko. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan